Di Hadapan UNFCCC, Indonesia Paparkan Sejumlah Komitmen dalam Atasi Iklim

2026-02-02 19:06:58
Di Hadapan UNFCCC, Indonesia Paparkan Sejumlah Komitmen dalam Atasi Iklim
Indonesia menyampaikan sejumlah komitmen dalam upaya mengatasi perubahan iklim. Indonesia komitmen untuk menurunkan emisi sampai 2060 atau lebih cepat."Bapak Presiden Prabowo mengingatkan kita dalam UN Assembly, Indonesia komitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sampai tahun 2060 atau lebih cepat," ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq usai sesi National Statement High Level Segmen di COP30 Brasil, Senin .Selain komitmen turunkan emisi, Indonesia juga telah menyampaikan National Adaptation Plan (NAP). Itu merupakan rujukan dalam penanganan perubahan iklim."Jadi kita telah lengkap memiliki aksi mitigasi dan aksi adaptasi. Selanjutnya, dalam assessment tersebut, Indonesia juga mendorong kita semua dalam COP30 ini agar segera mengambil keputusan-keputusan yang sangat penting untuk bisa mengimplementasikan Paris Agreement," kata Hanif.Di situ, Indonesia juga memamerkan telah meluncurkan Peta Jalan dan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru. Peta jalan itu akan dimasukkan ke dalam Nationally Determined Contribution (NDC) dan akan disampaikan ke UNFCCC."Indonesia juga mendorong disabilitas sebagai konstituen utama dari gelaran-gelaran iklim pada kesempatan berikutnya," ujar Hanif.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-02-02 19:15