BKO Polda Riau Keruk Lumpur Tebal di Rumah-rumah Terdampak Banjir Agam

2026-01-17 04:12:15
BKO Polda Riau Keruk Lumpur Tebal di Rumah-rumah Terdampak Banjir Agam
Proses evakuasi penanganan bencana banjir bandang di Nagari Salareh Air, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, masih berlanjut. Selain pencarian terhadap korban, warga dibantu aparat juga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur dan material pascabanjir.Sejumlah personel BKO Polda Riau yang ditugaskan ke lokasi ikut turun bersih-bersih, Senin (1/12/2025). Personel BKO Polda Riau bersama tim gabungan Polda Sumbar membantu membersihkan lumpur di jalanan dan juga rumah warga.Dari foto dan video yang diperoleh detikcom, terlihat lumpur cukup tebal membenamkan jalanan. Personel kepolisian bersama warga mengeruk lumpur dengan cangkul hingga garu.Sebagian besar rumah-rumah warga rusak diterjang banjir bandang. Pintu raib, kaca-kaca pecah hingga material kayu berserakan memenuhi jalanan.Bersih-bersih ini dilakukan agar warga secepat mungkin bisa menata kembali rumahnya yang hancur pascabencana. Aksi ini juga dilakukan untuk mempermudah akses jalan yang dipenuhi lumpur dan gelondongan kayu.Polda Riau mengirimkan 390 personel untuk mem-back up penanganan bencana di wilayah Sumatera Barat. Di samping memberikan bantuan logistik dan peralatan, bala bantuan dari Polda Riau dan polda lain diharapkan mempercepat proses evakuasi dan mitigasi pascabencana."Jadi dua hari lalu ada Brimob, Samapta, kita sudah back up sejumlah 390 personel yang memiliki kemampuan khusus disamping kemampuan rescue, SAR dan lain sebagainya," ujar Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Minggu (30/11).Sebagai wilayah yang terdekat ke Sumatera Barat, Polda Riau telah berada di lokasi sejak Sabtu (29/11). Kehadiran Polda Riau di lokasi tersebut merupakan bentuk respons cepat dalam penanganan bencana."Kami atas arahan pimpinan Pak Kapolri, kita melakukan back up di 3 provinsi yang terdampak. Karena wilayah Riau dekat dengan Sumbar dan butuh respons cepat kita datang," katanya.Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan dalam situasi genting seperti saat ini, tidak ada batasan yuridiksi dalam operasi kemanusiaan. Oleh karena itu, Polda Riau sesuai perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Parbowo, hadir di lokasi untuk memperkuat penanganan bencana.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-17 02:10