Merek Cokelat Indonesia Ini Ada Sejak 1995, Kakao dari Indonesia hingga Afrika

2026-01-12 04:58:57
Merek Cokelat Indonesia Ini Ada Sejak 1995, Kakao dari Indonesia hingga Afrika
- Sejak 1995, merek cokelat asal Surabaya tumbuh bersama penikmatnya di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.Parrot Chocolate, merek cokelat olahan dari PT Multi Aneka Pangan Nusantara, mengandalkan suplai cokelat dari Indonesia, khususnya Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Afrika yang dikenal sebagai penghasil cokelat terbesar di dunia."Bahan baku cokelat kami campur dari lokal dan impor, sekitar 70 persen impor dari Afrika, Malaysia, dan lainnya, ditambah 30 persen dari lokal," kata General Manager PT Multi Aneka Pangan Nusantara, Steven Halim, ketika ditemui awak media di booth Parrot Chocolate SIAL Interfood, Kamis .Baca juga: 3 Cara Mencairkan Cokelat agar Mengilap Ala Chef, Ini KuncinyaKompas.com/Krisda Tiofani Ilustrasi produk cokelat, produk Parrot Chocolate.Parrot Chocolate menawarkan produk cokelat olahan berupa cokelat compound (blok), cokelat bubuk, pasta cokelat, meses, dan chocolate chip.Aneka produk cokelat olahan ini dijual dalam kemasan berukuran 250 gram hingga satu kilogram dengan harga mulai Rp 30.000-an.Steven mengatakan, produk cokelat yang dijualnya sudah dipasarkan ke 38 provinsi Indonesia dan beberapa negara, seperti China, Dubai, Thailand, Iran, Malaysia, dan Filipina.Baca juga: Resep Kue Cokelat Tanpa Tepung dan Mikser, Mengembang Ringan Anti SeretKompas.com/Krisda Tiofani General Manager PT Multi Aneka Pangan Nusantara, Steven Halim, ketika ditemui awak media di booth Parrot Chocolate SIAL Interfood, Kamis .Sementara distribusi produk cokelat untuk luar pulau Jawa, termasuk luar negeri, menggunakan distributor sebagai pihak ketiga."Kami bukan hanya menjual produk, melainkan secara pelayanan (service) kami lebih cepat dan sering kali jemput bola melakukan cooking demo di 10-15 tempat setiap bulan," ungkap Steven.Cara ini juga dilakukan Parrot Chocolate saat memasarkan produknya di pameran makanan dan minuman se-Asia Tenggara, yakni SIAL Interfood 2025.Baca juga: Ada Bercak Putih di Cokelat, Apa Masih Aman Dimakan?Tahun ini, Parrot Chocolate menggandeng koki selebritas Chef Juna Rorimpandey untuk mengenalkan produk terbaru Parrot Chocochips."Chocolate chips bisas dibilang produk fundamental untuk cokelat, sama seperti meses dan cokelat batang. Konsepnya sama," pungkas dia.


(prf/ega)