JAKARTA, - Banjir rob atau air laut yang tumpah ke daratan menjadi fenomena yang sering terjadi di kawasan pesisir Jakarta. Biasanya banjir ini disebabkan oleh fenomena alam, salah satunya air laut yang sedang pasang.Air laut bisa meluap dan menyebabkan genangan karena kondisi dataran yang cenderung lebih rendah. Tak heran bila banjir rob sering terjadi di jalan, permukiman warga, hingga pelabuhan.Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi salah satu wilayah yang kerap dilanda banjir rob hingga saat ini.Baca juga: Genangan Abadi di Sunda Kelapa, Pelabuhan Bersejarah yang Terus Dihantui Banjir Rob"Sering (banjir), kadang-kadang ini kerendam juga sampai segini. Paling tinggi bisa sampai satu dengkul sekitar 50 sentimeter (cm)," ucap salah satu buruh bongkar muat bernama Sarjani (34) saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Selasa ./ SHINTA DWI AYU Pelabuhan Sunda Kelapa di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, terus dihantui banjir.Banjir rob menggenangi kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa ketika air laut sedang pasang dan tumpah ke daratan.Kondisi banjir akan semakin parah jika hujan deras mengguyur area Pelabuhan Sunda Kelapa.Ketika air laut tumpah ke daratan, kondisi di sekitar pelabuhan menjadi tergenang. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 hingga 50 cm.Banjir rob tumpah persis di area bersandarnya kapal yang juga menjadi tempat bongkar muat barang dan petikemas.Air laut yang menggenangi area pelabuhan cenderung berwarna kecokelatan karena sudah bercampur dengan tanah merah. Kondisi pelabuhan yang becek tentu membuat aktivitas bongkar muat terganggu.Para buruh harus mengeluarkan tenaga ekstra karena memikul barang sambil menerobos genangan air rob.Wajah yang terengah-engah ketika memikul barang di tengah banjir menunjukkan perjuangan buruh yang begitu keras demi mendapatkan uang.Beberapa dari mereka memilih melepas alas kaki agar langkahnya menjadi lebih ringan ketika menerobos banjir.Namun tetap saja, langkah mereka terlihat perlahan karena beban yang diangkat terasa dua kali lipat lebih berat akibat berjalan di atas genangan rob.Baca juga: Menara Saidah, Bayangan Kemegahan yang Terbengkalai di Tengah Megaproyek JakartaBelum lagi, air rob berpotensi membuat barang dari kapal atau petikemas menjadi basah."Menganggu, karena barang-barang kayak jenis makanan ciki-ciki, mie goreng, air mineral, kena air kan jadi pada basah kardusnya," ucap Sarjani.Buruh bongkar muat lain bernama Tarso (45) juga mengaku harus mengeluarkan tenaga ekstra jika bekerja di tengah banjir rob.Selain membuat barang basah, banjir rob juga kerap membuat para buruh pulang tanpa membawa uang."Ganggu pasti lah, kadang kalau terlalu dalam (banjirnya) enggak bisa muat, hujan juga enggak bisa," tutur Tarso.
(prf/ega)
Rob Menyergap Pelabuhan Sunda Kelapa, Aktivitas Bongkar Muat Tak Lagi Lancar
2026-01-12 13:07:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:07
| 2026-01-12 12:35
| 2026-01-12 11:53
| 2026-01-12 11:52










































