JAKARTA, – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan, anak-anak nelayan memiliki akses pendidikan vokasi secara gratis di 11 politeknik kelautan dan perikanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya KKP, Trian Yunanda.“Kita punya politeknik (sebanyak) 11 di seluruh Indonesia. Anak-anak nelayannya bisa sekolah gratis di situ,” ujar Trian dalam kunjungan ke lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bantul, DIY, seperti dilansir dari Antara, Jumat .Trian memaparkan bahwa 11 Satuan Pendidikan Tinggi Kelautan dan Perikanan tersebut meliputi Politeknik AUP Jakarta, Politeknik KP Sidoarjo, Politeknik KP Bitung, Politeknik KP Sorong, Politeknik KP Bone, Politeknik KP Karawang, Politeknik KP Kupang, Politeknik KP Pangandaran, Politeknik KP Dumai, Politeknik KP Jembrana, dan Akademi Komunitas KP Wakatobi.Baca juga: Zulhas Sebut Nelayan, Peternak, dan Petambak Masih MiskinSelain itu, terdapat lima Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), yakni SUPM Ladong, SUPM Tegal, SUPM Pariaman, SUPM Kota Agung, dan SUPM Waiheru.Seluruh kuota pendidikan tersebut diberikan khusus bagi anak-anak pelaku utama kelautan dan perikanan untuk memastikan mereka memiliki akses pendidikan vokasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan di masa depan.Dalam kunjungannya sebagai Ketua Pelaksana KNMP, Trian meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Poncosari, Bantul.Ia berharap sarana dan prasarana yang dibangun di kawasan tersebut dapat menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari.KKP juga bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam pengembangan kampung nelayan, termasuk melibatkan perguruan tinggi dan akademisi yang memiliki keahlian di bidang manajemen bisnis hingga pengembangan kawasan investasi perikanan.“Nanti juga di sini kita mungkin dengan Telkom. Digitalisasi kita bangun di sini. Saya kira banyak hal-hal yang kita bisa berikan dan ini tentunya untuk kaum-kaum muda ini,” ujar Trian.Ia berharap mahasiswa yang memiliki keahlian di bidang perikanan dapat mengaktualisasikan gagasan mereka di KNMP Desa Poncosari. “Jadi sarana prasarana pasar ini tidak hanya dibangun untuk membangun perikanan, tapi juga bagaimana pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh (dengan) melibatkan sektor-sektor lainnya,” tambah Trian.Baca juga: Pastikan Udang Indonesia Bebas Cesium 137, KKP Gandeng Bapeten
(prf/ega)
KKP: Anak Nelayan Bisa Sekolah Gratis di 11 Politeknik Kelautan dan Perikanan
2026-01-11 22:39:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:58
| 2026-01-11 21:09
| 2026-01-11 21:06
| 2026-01-11 20:44










































