Purwokerto dan Cilacap Kompak Rayakan Malam Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta Kembang Api

2026-01-12 05:05:58
Purwokerto dan Cilacap Kompak Rayakan Malam Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta Kembang Api
- Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Banyumas dan Cilacap dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api.Pemerintah daerah di dua wilayah tersebut memilih konsep perayaan yang lebih sederhana, dengan mengedepankan doa bersama, solawatan, dan refleksi.Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap kondisi nasional yang masih diliputi bencana alam, sekaligus bagian dari efisiensi anggaran dan pengendalian keamanan.Malam tahun baru tetap digelar di ruang publik, namun dengan pendekatan yang lebih tenang, tertib, dan bermakna bagi masyarakat.Baca juga: Tahun Baru Tanpa Dentuman Kembang Api...Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan tidak ada pesta kembang api dalam perayaan malam tahun baru di kawasan Menara Teratai Purwokerto.Sebagai gantinya, rangkaian kegiatan diisi dengan kegiatan pembacaan sholawat dan doa bersama.Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta situasi nasional yang masih diwarnai bencana."Dari Pemda memang tidak ada anggaran untuk kembang api. Selain efisiensi, kita juga memilih kegiatan yang lebih menenangkan dan bermakna," kata Sadewo kepada Tribunbanyumas.com, Jumat .Baca juga: Larangan Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026 di Yogyakarta, Polisi dan Satpol PP akan Lakukan PengawasanIa mengungkapkan, meskipun BLUD UPTD Teratai Mas sempat memperoleh sponsor untuk pesta kembang api, rencana tersebut tetap dibatalkan."Kemarin BLUD sebenarnya dapat sponsor kembang api, tapi sudah saya larang. Kami juga sudah diskusi dengan Polresta, dan memang tidak ada izin penyelenggaraan pesta kembang api saat Natal dan Tahun Baru," jelasnya.Sebagai pengganti, Sadewo mendorong pelaksanaan kegiatan keagamaan untuk mendoakan keselamatan masyarakat dan para korban bencana."Gantinya adalah pengajian dan solawatan saja, mendoakan saudara-saudara kita," tegas Sadewo.Pembatalan pesta kembang api ditegaskan oleh BLUD UPTD Teratai Mas Kabupaten Banyumas sebagai pengelola kawasan Menara Teratai.Kebijakan tersebut diambil setelah melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, mitra kegiatan, dan perwakilan masyarakat.Koordinator Pemasaran BLUD UPTD Teratai Mas Topan Pramukti menyebut keputusan tersebut bukan diambil sepihak.


(prf/ega)