PADANG, – Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang mengirimkan tim dokter untuk membantu korban bencana banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang mulai terserang berbagai penyakit.Tim tersebut terdiri dari enam dokter spesialis, yakni spesialis penyakit dalam, obstetri dan ginekologi, anak, bedah, gigi, dan psikiatri. Selain itu, turut dilibatkan dokter umum, perawat, serta apoteker.“Ini program pengabdian masyarakat dalam rangka mempercepat pemulihan warga terdampak bencana banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam,” kata Rektor Universitas Baiturrahmah Musliar Kasim kepada wartawan, Minggu di Padang.Baca juga: Update Korban Jiwa Banjir Sumatera Barat: Meninggal 248 Jiwa, Terbanyak di Kabupaten AgamMusliar Kasim menjelaskan, kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan melalui dua skema utama, yakni program hibah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) serta University Social Responsibility (USR).Dalam skema hibah Dikti, Unbrah mengusung tema “Pendirian Maternity Space: Pelayanan Kebidanan Komprehensif pada Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumatera Barat.”Program ini difokuskan pada perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi kelompok rentan, terutama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.Kegiatan hibah Dikti meliputi penyaluran paket maternity kit bagi ibu hamil dan ibu menyusui, paket perlengkapan bayi dan balita, serta penyediaan sarana pendukung berupa dua unit tenda maternity, tandon air, sumur bor, dan pompa air bersih.Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Kantor Wali Nagari Salareh Aia dan Puskesmas Koto Alam dengan sasaran masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana banjir dan galodo.Selain itu, melalui program USR, Unbrah juga menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis dengan melibatkan enam dokter spesialis dari berbagai bidang.Baca juga: Kesibukan Prabowo di Agam: Menghibur yang Duka hingga Cek JembatanDalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan secara simbolis kepada ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita, serta penyerahan simbolis sarana sumur bor dan tenda maternity.Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Agam, Junaidi, menyampaikan bahwa dari 14 kecamatan di Kabupaten Agam, Kecamatan Palembayan merupakan wilayah yang paling parah terdampak bencana.Ia mengapresiasi peran aktif perguruan tinggi, khususnya Universitas Baiturrahmah, yang dinilai mampu berkontribusi maksimal dalam penanganan bencana sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat luas.Saat ini, terdapat tiga posko tetap di wilayah tersebut dengan kebutuhan relawan yang masih cukup tinggi.Di sela kegiatan, tim Unbrah juga meninjau langsung lokasi terdampak terparah di Jorong Kayu Pasak. Pada kesempatan itu, Rektor Unbrah beserta jajaran pimpinan memberikan dukungan moril dengan menyerahkan makanan kepada para relawan di lapangan.Dalam pelayanan kesehatan, kasus terbanyak yang ditangani meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak dan dewasa, infeksi jamur kulit, serta sejumlah kasus trauma akibat benturan material saat banjir yang menyebabkan luka terbuka dan memerlukan perawatan.
(prf/ega)
Korban Bencana di Agam Mulai Terserang Penyakit, Unbrah Kirim Tim Dokter
2026-01-11 03:12:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:48
| 2026-01-11 03:18
| 2026-01-11 02:21
| 2026-01-11 02:10
| 2026-01-11 01:36










































