Aksi Paksa Debt Collector Rampas Mobil Sopir Taksi Online Berujung Penangkapan

2026-01-17 06:55:54
Aksi Paksa Debt Collector Rampas Mobil Sopir Taksi Online Berujung Penangkapan
JAKARTA, – Aksi paksa tiga orang debt collector yang merampas mobil seorang sopir taksi online di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, akhirnya berujung pada penangkapan.Peristiwa itu terjadi saat korban tengah mengantar jemaah umrah ke Terminal 2 Bandara.Ketiga pelaku, berinisial YA, DMK, dan CED, kini ditahan di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta untuk proses penyidikan lebih lanjut.“Ketiganya merupakan debt collector yang tidak terikat dengan perusahaan leasing manapun,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, Selasa .Baca juga: Debt Collector Rampas Mobil Taksi Online yang Antar Jemaah Umrah di Bandara SoettaBerdasarkan pemeriksaan awal, para pelaku ternyata sudah berulang kali melakukan penarikan kendaraan roda empat secara paksa.Aksinya itu menimbulkan keresahan di kalangan warga, khususnya pengguna jasa transportasi di sekitar bandara.Untuk itu, polisi langsung meningkatkan penjagaan dan melakukan penindakan di lokasi.“Tim Satuan Reserse Kriminal langsung melakukan penindakan untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah,” kata Kompol Yandri Mono.Kanit Resmob Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Dicky Sirait, memaparkan kronologi kejadian.Korban, berinisial S, saat itu memarkir kendaraannya setelah mengantar jemaah umrah.Baca juga: Debt Collector Rampas Mobil di Bandara Soekarno-Hatta, 3 Pelaku DitangkapTanpa diduga, ia didatangi sekelompok debt collector yang menuduh mobilnya menunggak cicilan.“Korban dibawa oleh para pelaku menuju sebuah kantor di Jakarta Selatan. Namun, saat di tengah jalan, korban diturunkan secara paksa," ujar Dicky.Setelah insiden itu, korban kembali ke Bandara Soekarno-Hatta dan melapor ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta.Dari laporan itu, polisi bergerak cepat menangkap ketiga pelaku.Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun dan/atau Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman penjara paling lama satu tahun.Baca juga: Hukum Tegas bagi Debt Collector yang Menarik Kendaraan Secara Paksa


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-17 06:06