Kalteng Salurkan 3.060 Beasiswa Kuliah Untuk Mahasiswa Kurang Mampu Tahun Ini

2026-01-12 06:34:53
Kalteng Salurkan 3.060 Beasiswa Kuliah Untuk Mahasiswa Kurang Mampu Tahun Ini
PALANGKA RAYA, - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyebut, pihaknya sudah menyalurkan ribuan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu.Penyaluran beasiswa ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.Ia mengatakan, tahun ini Pemprov Kalteng menyalurkan program kuliah gratis: Satu Rumah Satu Sarjana kepada 3.060 mahasiswa se-Kalteng."Program ini akan terintegrasi dalam Program Prioritas Huma Betang Sejahtera, yang mencakup bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, pangan, ekonomi, dan sosial,” ungkap Agustiar, Minggu .Diketahui, program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan salah satu program prioritas Pemprov Kalteng di bidang pendidikan.Baca juga: Mahasiswa Kalteng Demo Setahun Prabowo-Gibran, Tagih Reformasi Polri hingga Tolak Soeharto Jadi PahlawanDalam program ini, Pemprov Kalteng menyalurkan anggaran ke kampus-kampus lokal yang dapat digunakan untuk menggratiskan biaya kuliah mahasiswa kurang mampu.Dia menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan sektor pendidikan dalam upaya mencetak generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing.“Pendidikan adalah prioritas utama yang tidak dapat diabaikan, karena menjadi fondasi dasar dalam membangun kemajuan daerah serta menciptakan masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah faktor kunci dalam meningkatkan daya saing bangsa.Tanpa SDM yang unggul, potensi besar daerah akan sulit dikelola secara optimal untuk mendorong kemajuan.Baca juga: Pendidikan Masih Jadi Prioritas Kalteng di Tengah APBD Anjlok, Gubernur: Anak-anak Harus Sekolah“Daerah yang tidak memiliki SDM berkualitas akan menghadapi hambatan dalam pembangunan. Sebaliknya, dengan SDM yang unggul, negara dan daerah akan mampu berkembang dan mencapai kemajuan,” ujarnya.Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, memastikan bahwa penyaluran beasiswa tersebut dapat tepat sasaran.Dalam menentukan rencana kebutuhan, harus sesuai dengan pendataan riil di lapangan.“Untuk menyukseskan program satu keluarga satu sarjana, itu harus didata dari desa. Pak Gubernur ingin penerima program ini anak-anak dari wilayah terpencil yang sangat membutuhkan bantuan pendidikan,” tutur Reza.Baca juga: Ikuti Instruksi Prabowo, Kalteng Bakal Tambah Pelajaran Bahasa Portugis ke SMA dan SMKPihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalteng untuk bekerja sama dengan seluruh kepala desa se-Kalteng dalam mendukung program ini.“Kepala desa dapat membantu mendata, dalam satu keluarga, apakah ada yang belum sarjana, ada tidak yang putus sekolah, bagaimana kita menciptakan satu keluarga satu sarjana kalau SMP saja tidak lulus,” jelasnya.


(prf/ega)