Aparat Gabungan Evakuasi Bangkai Pesawat yang Timpa Rumah Warga di Bogor

2026-02-05 03:22:52
Aparat Gabungan Evakuasi Bangkai Pesawat yang Timpa Rumah Warga di Bogor
BOGOR, - Bangkai pesawat yang menimpa rumah warga karena disapu angin puting beliung di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai dievakuasi.Pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat sejumlah aparat gabungan dari Polres Bogor, Koramil, aparatur desa setempat serta warga bahu-membahu mengevakuasi bagian lantai dari bangkai pesawat yang menimpa salah satu atap rumah warga.Proses evakuasi berjalan dramatis karena pekerja dari lapak atau gudang bangkai pesawat harus naik ke atap rumah warga yang sudah rusak. Dengan perlahan, pekerja itu memotong beberapa bagian bangkai pesawat dengan alat gerinda tangan.Baca juga: Jalur Puncak One Way dari Bogor, Polisi: Pengendara Jangan MelambungUsai dipotong, bagian pesawat harus ditarik ke bawah agar terjatuh. Bagian-bagian itu diangkat bersama-sama dan ditumpuk di sekitar lokasi."Jadi pada hari ini kami bersama dari pihak desa, Koramil dan dibantu oleh satu pleton Dalmas Polres Bogor bahu-membahu untuk mengevakuasi dampak dari terjadinya puitng beliung yang terjadi pada hari kemarin," kata Kapolsek Kemang Kompol Taufik saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa .Baca juga: Asal-usul Bangkai Pesawat di Kemang Bogor, dari Lapak yang Sering Disewa Kru FilmSetelah selesai mengevakuasi bagian lantai bangkai pesawat, nantinya petugas akan melakukan hal yang sama di titik lainnya yaitu bagian lapisan bodi."Kurang lebih 800 meter dari sini ada juga yang itu menimpa bangunan. Kondisinya menempel (menyangkut) di tembok warga. Hari ini kita evakuasi juga, setelah ini kita bergeser ke sana," ungkapnya.Sejauh ini, proses evakuasi bangkai pesawat berjalan dengan aman dan lancar. Jika evakuasi semua sudah selesai akan dilanjutkan dengan pembenahan rumah warga yang rusak."Kendala alhamdulillah tidak ada, karena di-support penuh oleh warga semuanya," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-05 03:43