Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce, Apa Sebabnya?

2026-01-12 04:39:46
Gozco Capital Tambah Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce, Apa Sebabnya?
JAKARTA, - Salah satu pemegang saham perbankan digital PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), yakni PT Gozco Capital meningkatkan kepemilikan dengan membeli 72.452.676 lembar saham.Hal tersebut diketahui melalui laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada, Rabu .Menanggapi hal tersebut, Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan berkelanjutan dari para pemegang saham.“Peningkatan kepemilikan saham oleh PT Gozco Capital merupakan sinyal positif dan menunjukkan kepercayaan yang semakin kuat terhadap prospek pertumbuhan dan fundamental Bank Neo Commerce. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Peningkatan kepercayaan oleh investor dan pemegang saham menandakan BNC berada di jalur yang tepat melalui inovasi digital dan pengelolaan risiko yang prudent," kata dia, Kamis Baca juga: Menteri UMKM Sidak Bank karena Aduan KUR di Bawah Rp 100 Juta Masih Dimintai AgunanIa menambahkan, hal ini sekaligus memberikan angin segar kepada perseroan untuk mendorong kinerja yang semakin baik kedepannya seiring menigkatnya komitmen dan dukungan dari para investor serta pemegang saham.Menurut Aditya, peningkatan kepercayaan ini tidak lepas dari kinerja BNC yang terus meningkat secara, termasuk capaian laba sebesar Rp 464 miliar hingga kuartal III-2025."BNC terus memperkuat daya saing melalui efisiensi operasional, pengelolaan risiko yang disiplin, serta inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah," imbuh dia.Kinerja profitabilitas Bank Neo Commerce juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat pada tahun 2025.Return on assets (ROA) meningkat signifikan menjadi 3,45 persen pada September 2025, atau jauh lebih tinggi dibandingkan 0,03 persen pada periode yang sama di 2024. Realisasi ini menandakan lonjakan lebih dari 100 kali lipat.Selain itu, return on equity (ROE) turut meroket menjadi 16,96 persen di September 2025, dari sebelumnya 0,16 persen pada September 2024.Baca juga: Garap Proyek Transmisi Listrik, WSKT Gadai Rekening Rp 147,4 Miliar ke Bank BRIAditya menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil dari fokus perusahaan dalam penerapan manajemen risiko yang disiplin, optimalisasi produktivitas aset, dan pemanfaatan modal secara efektif untuk mendorong pertumbuhan kredit konsumen yang berkualitas.Selain profitabilitas, perbaikan kualitas aset juga menjadi penopang penting pertumbuhan yang berkelanjutan. Rasio kredit bermasalah (NPL) gross BNC turun signifikan dari 3,72 persen di September 2024 menjadi 2,92 persen pada akhir kuartal III-2025.Tren positif juga terlihat pada NPL net yang menurun dari 0,99 persen menjadi 0,23 persen pada periode yang sama. Penurunan tersebut menunjukkan keberhasilan BNC dalam menjaga portofolio kredit yang sehat melalui penerapan proses seleksi debitur yang ketat, pemantauan risiko yang proaktif, serta strategi mitigasi risiko yang tepat sasaran."Bank Neo Commerce menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tata kelola perusahaan yang baik, menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, dan memperkuat posisi sebagai bank dengan layanan digital dengan pertumbuhan yang berkelanjutan," tutup dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

| 2026-01-12 02:36