SEMARANG, – Penyidik Polda Jawa Tengah telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk obat-obatan, dari kamar kostel tempat Dwinanda Linchia Levi (35) ditemukan meninggal dunia pada Senin .Levi, yang merupakan dosen di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, ditemukan tewas tanpa busana di kostel kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang.Ditemukan pula di lokasi kejadian, AKBP Basuki, yang diketahui telah berkeluarga.Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menjelaskan bahwa sejumlah barang bukti berhasil diamankan setelah dilakukan gelar perkara."Pada saat olah TKP (tempat kejadian perkara) kita menyita baju milik AKBP B dan milik saudari D. Kami juga menyita obat-obatan yang ada di kamar itu," ungkap Artanto pada Senin .Baca juga: Rekan Sempat Ingatkan Hati-Hati Pacaran dengan Polisi Sebelum Dosen Untag Semarang TewasSelain itu, penyidik juga menyita seprei dan selimut dari kamar tempat ditemukan korban."Barang bukti tersebut nanti akan kita gunakan sebagai bukti awal dan menyusun kronologi peristiwa," lanjutnya.Khusus untuk obat-obatan, penyidik membawa barang bukti tersebut ke laboratorium forensik untuk pendalaman lebih lanjut."Kami akan memeriksa apakah obat-obatan tersebut berdasarkan resep dokter atau merupakan obat-obatan tanpa resep," ujarnya.Ketua tim hukum korban dari Untag, Agus Widodo, mengungkapkan bahwa kampus sangat terpukul dengan kabar duka tersebut.Ia menambahkan bahwa informasi mengenai meninggalnya Levi baru diterima pihak kampus sekitar pukul 14.30 WIB, meskipun korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 05.30 WIB.Baca juga: Update Kematian Dosen Muda Untag, Istri Sah AKBP Basuki Disebut Memberikan Kesaksian“Karena ditemukan sejumlah kejanggalan dalam kematian almarhumah, Dekan FH Untag meminta kepolisian melakukan otopsi lengkap, termasuk pemeriksaan forensik digital,” ujar Agus.Levi telah mengajar di Untag Semarang sejak 2022 dan tinggal di kostel tempat kejadian perkara selama dua tahun terakhir.Tim hukum dibentuk sebagai bentuk tanggung jawab kampus untuk mencari keadilan dan mengungkap penyebab kematiannya.Anggota Tim Hukum, Edi Pranoto, menyoroti selisih waktu hampir sembilan jam antara ditemukannya Levi dan informasi yang sampai ke pihak kampus.
(prf/ega)
Polisi Sita Baju AKBP Basuki dan Obat-obatan dari Kamar Dosen Perempuan yang Tewas di Semarang
2026-01-12 06:35:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:04
| 2026-01-12 06:00
| 2026-01-12 05:02
| 2026-01-12 04:56
| 2026-01-12 04:46










































