Komisi VIII DPR Setuju Biaya Haji 2026 Turun Rp 2 Juta Dibandingkan 2025

2026-02-04 06:43:24
Komisi VIII DPR Setuju Biaya Haji 2026 Turun Rp 2 Juta Dibandingkan 2025
JAKARTA, - Komisi VIII DPR RI menyetujui usulan pemerintah untuk menurunkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 sebesar Rp 2 juta dibandingkan tahun 2025.Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengatakan, keputusan itu diambil setelah pembahasan panjang terkait berbagai komponen biaya pelayanan jemaah haji Indonesia.Rapat Panitia Kerja (Panja) antara Komisi VIII dan pemerintah itu berlangsung hingga Rabu dini hari.Baca juga: Serba-serbi Rapat Haji: Kuota, Masa Tunggu, Sampai Usia Pesawat“Kami secara manual hitung lagi tadi malam. Kami urai satu per satu, Komisi VIII sebetulnya punya hitungan masih bisa turun Rp 2 juta lagi," saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu."Tapi dengan bukti-bukti yang pemerintah sodorkan, terutama karena kurs yang naik dan negosiasi di Saudi belum tuntas, akhirnya kami menyepakati usulan pemerintah turun Rp 1 juta lagi,” ujar dia.Dengan demikian, total penurunan biaya haji tahun 2026 dibandingkan tahun 2025 mencapai Rp 2 juta.Dari total penurunan itu, Marwan menjelaskan, porsi yang langsung dirasakan oleh jemaah dalam bentuk Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) mencapai sekitar Rp 1,1 juta hingga Rp 1,2 juta.Baca juga: BPIH Rp 88,4 Juta, Anggota DPR Harap Biaya Haji 2026 Turun Lebih Besar“Dari Rp 2 juta itu, Bipih yang dirasakan masyarakat sekitar Rp 1 juta koma sekian. Sisanya meng-cover komponen lain, seperti transportasi, konsumsi, dan akomodasi,” tutur Marwan.Marwan menambahkan, setelah adanya kesepakatan dalam Panja, Komisi VIII dan pemerintah akan menggelar rapat kerja (raker) untuk menetapkan secara resmi hasil pembahasan BPIH 2026.“Karena sudah ada kesepakatan maka kita akan raker hari ini. Hari ini kita akan sepakati, mengumumkan keputusan Panja DPR–pemerintah. Dan segera kita meminta pemerintah untuk mengumumkan dan memanggil jemaah yang akan berangkat tahun ini berdasarkan keputusan yang sudah disepakati,” kata dia.Menurut Marwan, semula Komisi VIII masih melihat adanya ruang untuk menurunkan biaya lebih besar.Baca juga: Biaya Haji 2026 Diusulkan Turun Rp 1 Juta, DPR Nilai Belum MemuasDalam pembahasan, bahkan sempat muncul usulan untuk memangkas biaya hingga Rp 5 triliun.“Tadi malam kita sudah rapat, tim full panja, terutama yang terkait dengan penentuan komponen apa saja yang akan diambil untuk pelayanan jemaah haji Indonesia. Dialognya cukup panjang, karena pemerintah sudah menurunkan Rp 1 juta dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar MarwanNamun, perhitungan tersebut akhirnya tidak bisa dijadikan dasar karena indikasi kebocoran anggaran sebesar itu tidak dapat dibuktikan secara jelas.Baca juga: Pemerintah-DPR Masih Cari Peluang Turunkan Lagi Biaya Haji 2026Diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pemerintah berupaya menekan BPIH 2026 agar lebih murah dari tahun 2025 yang mencapai total Rp 88,4 juta per jemaah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-02-04 05:53