SOLO, - Perjalanan saat hujan mungkin akan terasa lebih melelahkan bagi sebagian pengemudi. Hal ini ternyata umum terjadi, khususnya bagi pemula.Tubuh manusia yang belum memiliki jam terbang mengemudi cukup, akan terbebani ketika berkendara dalam kondisi hujan, Ini dipengaruhi oleh beberapa faktor menurut para ahli.Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan bagi sebagian orang, mengemudi saat hujan akan terasa lebih melelahkan karena alasan psikologis.Baca juga: Motor Tahun Muda Kerap Bermasalah, Gaya Berkendara Bisa Jadi Biang“Dibilang melelahkan, sebenarnya nggak juga, tergantung siapa pengemudinya, ini lebih ke faktor psikologis saja, bisa terjadi pada pengemudi pemula, tapi bagi pengemudi pro dengan jam terbang tinggi, tak ada bedanya,” ucap Sony kepada , Minggu .Saat hujan turun, pengemudi pemula akan lebih lelah karena harus ekstra waspada. Ini bisa sangat melelahkan karena pengemudi harus sigap dan mengambil keputusan tepat dalam waktu singkat selama perjalanan.“Lelah karen panca indera mata bekerja lebih berat, lebih sering main gas rem dan pikiran lebih ragu-ragu untuk mengambil keputusan di kondisi hujan,” ucap Sony.Baca juga: BMKG Prakirakan Hujan Lebat, Risiko Berkendara MeningkatDokumentasi Jasa Marga Penerapan contraflow dari Km 55 - 47 ruas ajalan tol Japek arah Jakarta, Minggu sore.Namun, buat pengemudi dengan jam terbang tinggi, menurut Sony, level mengemudinya lebih baik dan memiliki teknik defensive driving yang baik, sehingga hujan tidak akan berpengaruh.Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan saat hujan turun, setidaknya pengemudi memerlukan penyesuaian dari kebiasaan mengemudi normal.“Saat hujan, kurangi kecepatan sekitar 25 persen dari kecepatan yang diwajibkan di jalan tersebut, setiap ruas bisa berbeda-beda batasan kecepatannya,” ucap Marcell kepada , Minggu .Baca juga: Ban Mobil Kempis: Ancaman Tersembunyi Keselamatan Berkendara/Ruly Kurniawan Berkendara Aletra L8 EvSelain itu, pengemudi harus senantiasa menjaga jarak aman lebih jauh yakni sekitar 4 sampai 5 detik. Artinya, jarak kendaraan di depan harus ditempuh tak lebih dari waktu tersebut, bila terlalu singkat perlu dikurangi kecepatannya.Defensive driving ini tentu butuh penyesuaian dan pembiasaan pengemudi, sehingga bagi sebagian orang akan terasa lebih melelahkan. Namun seiring dengan bertambahnya jam terbang, berkendara saat hujan akan terasa lebih ringan.
(prf/ega)
Mengapa Pengemudi Lebih Mudah Lelah Saat Hujan? Ini Penjelasan Ahli
2026-01-11 03:44:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:43
| 2026-01-11 03:33
| 2026-01-11 03:12
| 2026-01-11 02:55
| 2026-01-11 01:43










































