Demi Bisa Beli Jet Tempur F-35 AS, Turkiye Disebut Akan Kembalikan S-400 Rusia

2026-01-12 16:05:27
Demi Bisa Beli Jet Tempur F-35 AS, Turkiye Disebut Akan Kembalikan S-400 Rusia
ANKARA, – Turkiye disebut tengah mempertimbangkan untuk mengembalikan sistem pertahanan udara S-400 yang dibelinya dari Rusia pada 2017.Langkah ini diharapkan dapat membuka kembali peluang Ankara untuk membeli jet tempur siluman F-35 buatan Amerika Serikat.Bloomberg News melaporkan, rencana tersebut dibahas oleh pejabat Turkiye dan Rusia yang mengetahui langsung persoalan ini.Baca juga: Harga F-35A Naik, Swiss Kurangi Pembelian Jet Tempur ASMenurut laporan Bloomberg, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengangkat persoalan pengembalian S-400 saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela sebuah pertemuan puncak di Turkmenistan pekan lalu.Ankara juga berharap dapat menerima pengembalian dana jika sistem pertahanan udara itu benar-benar dikembalikan.Bloomberg menyebutkan, pengembalian tersebut bisa diberikan Rusia dalam bentuk potongan harga impor minyak dan gas alam.Namun, Kremlin membantah laporan itu. Pada Kamis , pihak Kremlin menegaskan bahwa isu pengembalian S-400 “tidak ada dalam agenda” pertemuan kedua pemimpin tersebut. Pemerintah Turkiye sendiri menolak memberikan komentar atas laporan tersebut.AFP/ERIC BARADAT Jet tempur F-35 milik Angkatan Udara Amerika Serikat saat terbang di atas Gedung Putih, Washington DC, 12 Juni 2019.Turkiye sebelumnya menyatakan minat untuk membeli sejumlah jet tempur F-35 dari Amerika Serikat.Namun, negara anggota NATO itu saat ini dilarang mengakses program tersebut akibat pembelian sistem S-400 buatan Rusia pada 2017.Pekan lalu, Duta Besar Amerika Serikat untuk Turkiye, Tom Barrack, mengatakan bahwa kedua negara tengah menggelar pembicaraan yang ia sebut “produktif” terkait kemungkinan penjualan jet tempur siluman tersebut.“Sebagaimana diatur dalam hukum Amerika Serikat, Turkiye tidak boleh lagi mengoperasikan maupun memiliki sistem S-400 untuk dapat kembali ke program F-35,” tulis Barrack melalui akun X.Ia menambahkan, “Hubungan positif antara Presiden Trump dan Presiden Erdogan telah menciptakan suasana kerja sama baru, yang menghasilkan pembicaraan paling produktif mengenai isu ini dalam hampir satu dekade.”Barrack juga menyampaikan harapan bahwa pembicaraan tersebut akan menghasilkan terobosan dalam beberapa bulan ke depan.“Harapan kami adalah pembicaraan ini akan menghasilkan terobosan dalam beberapa bulan mendatang yang memenuhi kebutuhan keamanan Amerika Serikat dan Turkiye,” ujarnya.Baca juga: Trump Tekan PM Baru Ceko agar Beli Jet Tempur F-35 AS


(prf/ega)