JAKARTA, — Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengoptimalkan layanan transportasi perintis untuk menjangkau wilayah 3TP (Terpencil, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan).Sepanjang 2025, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub mencatat sejumlah langkah penguatan layanan, khususnya pada moda darat dan penyeberangan, guna meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat di daerah yang masih terisolasi.Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menjelaskan, persebaran penduduk yang tidak merata membuat sebagian wilayah sulit terhubung dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi.Baca juga: ASDP Operasikan 309 Lintasan, 207 di Antaranya Rute PerintisDjoko Setijowarno Armada bus perintis yang parkir di depan Pool Damri, Kota Ambon, MalukuKondisi tersebut menuntut kehadiran angkutan umum yang mampu menjangkau daerah terpencil agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat tetap berjalan.“Pemberian Subsidi Angkutan Jalan Perintis merupakan perwujudan kehadiran pemerintah terhadap konektivitas wilayah terisolir dengan memberikan pelayanan angkutan umum yang terjangkau,” kata Aan dalam siaran pers, Selasa .Pada 2025, Ditjen Hubdat menganggarkan Rp 160,5 miliar untuk Angkutan Jalan Perintis. Anggaran subsidi angkutan perintis tersebut dialokasikan bagi 309 trayek yang tersebar di 32 provinsi.Layanan ini ditujukan untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap memiliki akses transportasi darat yang layak dan berkelanjutan.Baca juga: Jalur Darat Terputus, Pertamina Kirim 1.000 Liter Pertalite dan Biosolar Pakai Pesawat Perintis ke Aceh Selain moda darat, layanan Angkutan Penyeberangan Perintis juga menjadi fokus penguatan. Aan menyebutkan, dalam lima tahun terakhir, rata-rata persentase pertumbuhan lintas perintis mencapai 2,13 persen per tahun.Sementara itu, persentase pertumbuhan jumlah kapal perintis tercatat 2,45 persen per tahun.Pertumbuhan ini dipicu kebutuhan pelayanan transportasi bagi daerah-daerah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan yang belum memiliki akses memadai.
(prf/ega)
Layanan Transportasi Perintis Digenjot, 309 Trayek Disubsidi pada 2025
2026-01-12 05:03:28
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:25
| 2026-01-12 05:06
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 03:41
| 2026-01-12 03:15










































