KARANGANYAR, – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya komunikasi informal antara pemerintah kabupaten/kota dan DPRD dalam menyongsong tahun anggaran 2026.“Komunikasi adalah modal dasar untuk menyelesaikan masalah kalau itu di forum resmi tidak bisa dilaksanakan, bisa dilakukan dengan cara non-formal, dengan rokokan, ngopi bareng,” kata Ahmad Luthfi usai menghadiri acara Forum DPRD Provinsi Jateng dengan DPRD Kabupaten/Kota se-Jateng di Hotel Alana, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Senin .Dalam forum tersebut, Luthfi meminta pihak eksekutif dan legislatif untuk tidak terlalu banyak berdebat saat menjalankan program kerja. Terutama ketika berkaitan dengan program strategis nasional yang membutuhkan percepatan.Baca juga: Sejumlah Wilayah Deadlock Bahas Upah, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Itu Kewenangan Dewan PengupahLuthfi menjelaskan bahwa fokus pemerintah pada tahun 2025 adalah menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan, sekolah, serta layanan kesehatan.Hasil dari pembangunan tersebut nantinya akan dievaluasi untuk menentukan langkah kebijakan di tahun berikutnya.“Layanan dasar infrastruktur 2025 itu kami selesaikan dan akan kami evaluasi, kami teruskan lagi ke 2026 ke swasembada pangan. Kami melakukan roadmap dari Provinsi kemudian ke Kabupaten Kota sampai ditinggkat desa,” jelas dia.Menurutnya, Forum Berlian ini merupakan ajang diskusi dan tukar pikiran untuk mencermati perkembangan wilayah di Jawa Tengah secara mendalam.Dengan adanya ruang diskusi tersebut, diharapkan muncul sinergitas yang kuat dalam pembangunan daerah.“Forum ini recanannya kita akan pelihara agar ada komunikasi yang baik antara Provinsi dengan Kabupaten dan Kota di Jateng,” kata Luthfi.
(prf/ega)
Gaya Ahmad Luthfi Cairkan Ketegangan DPRD Jateng: Modal Rokok dan Kopi Bareng
2026-01-12 19:13:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:48
| 2026-01-12 18:44
| 2026-01-12 17:29
| 2026-01-12 16:40










































