[UNIK GLOBAL] Wanita Nikahi Pria yang Selamatkannya Saat Gempa | Pekerja Pakai Topeng untuk Kelabui Absen

2026-01-12 04:52:37
[UNIK GLOBAL] Wanita Nikahi Pria yang Selamatkannya Saat Gempa | Pekerja Pakai Topeng untuk Kelabui Absen
- Sejumlah artikel unik Global pekan ini mencakup informasi mengenai wanita menikahi tentara yang menyelamatkannya saat gempa 2008.Beberapa artikel unik lainnya adalah cerita pekerja di China pakai topeng untuk kelabui sistem absensi dan pria izin istri dinas, tapi ketahuan terdampar saat banjir Thailand.Berikut adalah rangkuman artikel-artikel unik Global pada Senin hingga Minggu .Baca juga: Usai Diserang Netizen, Oxford Sebut Nama Peneliti Indonesia Penemu Bunga Bangkai TerlangkaLiu Ximei, wanita yang selamat dari gempa Wenchuan berkekuatan M 8,0 pada 2008, baru-baru ini menikahi tentara yang menyelamatkannya. Dikutip dari China Daily, pria bernama Liang Zhibin itu berusia 22 tahun saat gempa 2008 terjadi. Kala itu, Liang menarik Liu yang berusia 10 tahun dari reruntuhan bangunan dua lantai di daerah Qingchuan, Sichuan.Simak selengkapnya di sini.Pegawai komite lingkungan di China dilaporkan menggunakan topeng bergambar wajah rekan kerjanya untuk mengelabui sistem absensi. Dikutip dari SCMP, seorang penduduk bermarga Li melaporkan beberapa anggota staf di Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang melakukan aksi itu agar bisa membolos kerja. Bahkan, tindakan itu dipimpin oleh sekretaris komite agar bisa menipu sistem absensi yang menggunakan pengenalan wajah. Mereka mencetak wajah rekan-rekannya dalam selembar kertas dan menjadikannya topeng untuk absensi.Simak selengkapnya di sini.AFP PHOTO/LILLIAN SUWANRUMPHA Pengunjung Chaopraya Antique Cafe ada yang berdiri dan tetap menikmati hidangan saat direndam banjir dari luapan Sungai Chao Phraya, di Nonthaburi, utara Bangkok, Thailand, Kamis Seorang pria Malaysia ditemukan terdampar bersama selingkuhannya di tengah banjir parah melanda Kota Hat Yai, Thailand. Padahal, pria itu sebelumnya memberi tahu sang istri bahwa ia dalam perjalanan dinas bersama rekan-rekannya. 


(prf/ega)