Judika Sumbang Rp 100 Juta untuk Sumatera, Keluarga Turut Terdampak Banjir

2026-01-14 21:16:56
Judika Sumbang Rp 100 Juta untuk Sumatera, Keluarga Turut Terdampak Banjir
JAKARTA, - Penyanyi Judika mengungkapkan bahwa keluarganya di Medan, Sumatera Utara, turut menjadi korban dalam rangkaian bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.Hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat yang mendorongnya untuk tidak hanya tampil, tetapi juga memberikan donasi pribadi sebesar Rp 100 juta dalam acara kick-off konser amal "100 Musisi Heal Sumatra".Judika menceritakan, kakaknya yang tinggal di kawasan Kampung Lalang, Medan, terdampak banjir parah yang terjadi pada akhir November lalu.Baca juga: Datang ke Lokasi Banjir di Sumatera Barat, Ria Ricis Hibur Anak-anak hingga Bantu di Dapur Umum"Kebetulan keluargaku juga kemarin... kita kan cukup lama tinggal di Medan. Kakakku di Kampung Lalang. Jadi, Medan juga tinggi banget (banjirnya)," kata Judika saat ditemui di T Space, Bintaro, Minggu ."Mobil semuanya, kasur segalanya itu udah, sudah semua sudah lewat lah, jadi sudah hilang lah, sudah kena air semua," lanjutnya.Merasakan langsung dampak musibah tersebut melalui keluarganya, Judika menunjukkan komitmen penuhnya untuk membantu para korban.Selain tampil secara sukarela, ia secara spontan mengumumkan donasi pribadinya saat di atas panggung. "Ya, aku kasih juga donasi dari pribadi untuk teman-teman di sana. Jadi, aku bisanya 100 juta hari ini," ujar Judika.Baca juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Donasi Rp 15 M untuk Korban Banjir SumateraIa berharap tindakannya dapat memotivasi lebih banyak orang untuk ikut berdonasi.Menurut Judika, saat ini hal yang paling dibutuhkan oleh para korban adalah bantuan logistik untuk bertahan hidup, seperti makanan, air bersih, selimut, dan pakaian.Ia juga menyoroti sulitnya akses penyaluran bantuan ke daerah-daerah terisolir akibat longsor."Bantuan ada, tapi menyampaikan sampai ke yang membutuhkan itu agak PR lah, agak sulit. Jadi, bahkan kita lihat cuman helikopter kayaknya yang mampu ke sana," jelasnya.Baca juga: Seruan Malaka Podcast Bantu Banjir Sumatera di Spotify Wrapped Live 2025Oleh karena itu, Judika mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dan terus memberikan dukungan bagi para korban bencana di Sumatera."Yuk, sebisanya kita. Bukan angkanya aja yang paling penting, tapi kita ikut menyumbang, kita ikut jadi bagian dari kesedihan mereka. Warga bantu warga," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-14 20:12