Dubes Uni Eropa: Indonesia Lebih Untung dari Malaysia Jika IEU-CEPA Dilaksanakan

2026-01-12 07:18:56
Dubes Uni Eropa: Indonesia Lebih Untung dari Malaysia Jika IEU-CEPA Dilaksanakan
JAKARTA, - Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi menyebut, Indonesia akan lebih diuntungkan dibanding Malaysia dalam perdagangan ke Eropa.Chaibi mengatakan, keuntungan Indonesia itu didapatkan dari Perjanjian dagang Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang ditargetkan berlaku pada 1 Januari 2027.Saat ini, produk Malaysia memang sudah masuk ke pasar Uni Eropa namun masih dikenai tarif cukai.Baca juga: Finalisasi I-EU CEPA, Kadin Siap Perluas Akses Ekspor ke EropaUnsplash/Alexey Larionov Ilustrasi bendera Uni Eropa“Setelah perjanjian ini diimplementasikan, maka Malaysia akan membayar duties atau cukai, lalu namun Indonesia akan tidak, maka akan menempatkan Indonesia lebih untung,” kata dia dalam Konferensi Pers International Sustainable Rice Forum (ISRF) di Ancol, Jakarta, Senin .Chaibi menyebut, perjanjian IEU-CEPA membuat banyak produk Indonesia mendapatkan tarif 0 persen saat masuk pasar Uni Eropa.Sejumlah komoditas itu antara lain, footware, produk pakaian, produk kelapa sawit, dan lainnya.Jika perjanjian itu berjalan lancar, kata Chaibi, maka produk-produk Indonesia yang sebelumnya dikenai tarif 12 hingga 15 persen akan menjadi nol persen.Baca juga: IEU-CEPA Diharapkan Perkuat Daya Saing dan Perdagangan RI-Eropa“Ini akan sangat memudahkan untuk Indonesia, akan menambah competitive advantage Indonesia, karena di Vietnam, contohnya dia sudah nol persen karena sudah dalam perjanjian free trade agreement dengan Uni Eropa,” tutur Chaibi.Diketahui, Indonesia dan Uni Eropa telah menandatangani penyelesaian substansial perundingan IEU-CEPA pada Selasa , di Bali.


(prf/ega)