- Aspal menjadi material penting dalam pembangunan jalan di Indonesia. Namun, banyak orang masih awam bahwa aspal terbagi ke dalam dua jenis utama, yakni aspal minyak (bitumen) dan aspal alam.Keduanya sama-sama berfungsi sebagai bahan pengikat dalam perkerasan jalan, tetapi memiliki karakteristik, sumber, dan cara pengolahan yang berbeda.Pakar konstruksi jalan raya, Riski Wahyudi, menjelaskan aspal minyak, yang juga dikenal sebagai bitumen, merupakan produk turunan dari pengolahan minyak bumi.Material bahan aspal ini diperoleh dari proses penyulingan minyak mentah, di mana fraksi ringan seperti bensin dan solar dipisahkan, sementara residunya dimanfaatkan sebagai aspal."Ada banyak jenis-jenis aspal. Bitumen penyebutan dalam UK (Inggris) dan asphalt dalam US (Amerika Serikat)," kata Riski saat dihubungi, Senin .Karakteristik utama aspal dari minyak bumi (bitumen) antara lain berwarna hitam pekat dan bersifat lengket, memiliki sifat termoplastis, yakni melunak saat dipanaskan dan mengeras saat dingin, dan kualitasnya dapat diatur sesuai kebutuhan teknis.Baca juga: Konstruksi Jalan Aspal Vs Beton, Mana Lebih Murah?Aspal dari minyak bumi ini banyak digunakan dalam konstruksi jalan modern karena mutunya relatif seragam dan mudah dikendalikan.Kelebihan dari aspal bitumen salah satunya mudah dicampur dengan agregat. Namun, bahan aspal minyak memiliki kelemahan, yakni ketergantungan pada minyak bumi yang harganya fluktuatif dan sebagian masih bergantung pada impor.Berbeda dengan aspal minyak, aspal alam terbentuk secara alami melalui proses geologi dalam waktu yang sangat lama. Aspal jenis ini ditemukan dalam bentuk endapan di permukaan atau dekat permukaan tanah.Di Indonesia, aspal alam paling terkenal berasal dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, yang dikenal dengan sebutan Aspal Alam Buton (Asbuton)."Aspal alam disebut aspal batu atau aspal gunung yang banyak terdapat di Pulau Buton disebut asbuton," kata Riski.Baca juga: Mengapa Jalan Aspal di Indonesia Cepat Rusak Tiap Musim Hujan?Menurut dosen Teknik Sipil Universitas Tangerang Raya ini, hanya sedikit negara yang memiliki cadangan aspal alam, selain aspal alam Buton, aspal alam banyak ditambang di Trinidad."Ada juga aspal danau yang ada di Trinidad dan bermuda," ungkap Riski.Ciri khas aspal alam adalah mengandung campuran bitumen dan mineral, kadar bitumen bervariasi, dan membutuhkan proses pengolahan sebelum digunakan.Aspal alam tidak bisa langsung digunakan seperti aspal minyak. Material ini perlu diolah terlebih dahulu agar kadar bitumennya sesuai dengan kebutuhan konstruksi jalan.Diungkapkan Riski, saat ini teknologi maupun material konstruksi jalan raya semakin berkembang. Bahan aspal juga semakin banyak."Ada aspal minyak (aspal keras/semen aspal, aspal cair dan aspal emulsi), ada juga aspal modifikasi/aspal buatan seperti aspal karet yang banyak diterapkan di indonesia dan lainnya," beber Riski Wahyudi.Baca juga: Sering Bikin Bingung, Apa Perbedaan Aspal dan Hotmix?
(prf/ega)
Apa Perbedaan Aspal Minyak Bitumen dan Aspal Alam?
2026-01-11 22:13:30
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:27
| 2026-01-11 21:56
| 2026-01-11 21:41
| 2026-01-11 21:37
| 2026-01-11 20:09










































