Berapa Bonus yang Diterima Atlet Peraih Medali Emas SEA Games 2025?

2026-01-11 23:38:45
Berapa Bonus yang Diterima Atlet Peraih Medali Emas SEA Games 2025?
- Pesta olahraga Asia Tenggara SEA Games 2025 resmi berakhir pada Sabtu .Berdasarkan klasemen terakhir, Indonesia berada di peringkat kedua dengan perolehan total 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.Raihan 91 emas sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia.Presiden Prabowo Subianto pun menjanjikan bonus besar bagi atlet peraih medali emas SEA Games 2025."Selamat dengan 91 emas. Terima kasih, di satu pihak saya senyum 91 emas, di lain pihak agak pusing juga ini, bonusnya besar juga itu sekarang," seloroh Prabowo, dilansir dari Kompas.com, Sabtu. Prabowo menyatakan akan menepati janjinya untuk memberikan bonus dengan nominal cukup besar kepada peraih medali emas SEA Games 2025.Lantas, berapa besaran bonus yang diterima atlet SEA Games 2025 peraih medali emas?Baca juga: Atlet-atlet Indonesia yang Pecahkan Rekor Nasional dan Dunia dalam SEA Games 2025Dikutip dari laman Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), Prabowo pernah berjanji akan menaikkan bonus atlet peraih medali emas di SEA Games 2025 di Thailand.Dari yang semula memperoleh Rp 500 juta, tahun ini atlet peraih medali emas akan mendapatkan bonus Rp 1 miliar.Hal ini disampaikan Prabowo saat acara pelepasan atlet kontingen Indonesia menuju SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat ."Anggarannya Rp 500 (juta)? Bisa dinaikkan jadi Rp 1 miliar? Bisa. Bisa kan?" tanya Prabowo, dilansir dari Kompas.com, Sabtu . Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan kesiapannya dengan memberikan tanda hormat.Dia juga menyampaikan akan terus melakukan evaluasi dan membuat road map jangka panjang untuk memajukan olahraga Indonesia.Menurutnya, semua ini dilakukan sesuai dengan harapan Prabowo yang target utamanya adalah Olimpiade."Kita tahu Presiden telah menjanjikan bonus Rp 1 Miliar, ini salah satu bentuk komitmen Presiden untuk memajukan olahraga Indonesia dan mensejahterakan masa depan atlet," kata Erick.


(prf/ega)