7 Ide Kencan dengan Suasana Natal yang Lebih Romantis

2026-02-04 03:57:54
7 Ide Kencan dengan Suasana Natal yang Lebih Romantis
- Setelah melewati sibuknya persiapan menjelang Natal, dan beragam aktivitas pada hari Natal, tidak ada salahnya mengambil waktu luang untuk berduaan dengan pasangan.Meskipun Natal dan hari-hari selanjutnya identik dengan momen kebersamaan bersama keluarga, bukan berarti kamu tidak boleh berkencan.Berikut ragam ide kencan untuk momen Natal yang lebih romantis, dirangkum dari Cosmopolitan, Kamis .Baca juga: Mengapa Kita Bernostalgia Saat Menyantap Hidangan Natal? Psikolog Ungkap SebabnyaPIXABAY/RAGABZ ilustrasi hot chocolate atau cokelat panas, minuman saat cuaca dingin. Salah satu minuman yang erat kaitannya dengan Natal adalah coklat panas. Kamu bisa menjelajahi tempat minum coklat panas sambil merayakan momen pasca-Natal bersama sang pacar.Baca juga: Contek, 10 Aktivitas Seru untuk Merayakan NatalKunjungilah beberapa kedai kopi dengan nuansa yang hangat dan nyaman, nikmati harimu dengan mencicipi setiap menu coklat panas yang tersedia.Unsplash Ilustrasi dekorasi Natal.Meskipun hari Natal sudah lewat, sering kali perayaannya berlangsung sampai Tahun Baru. Jadi, kamu tetap bisa menikmati berbagai dekorasi Natal di kota, seperti lampu Natal.Biasanya, beberapa tempat menyusun lampu Natal sedemikian rupa supaya terlihat lebih menarik. Bahkan, ada juga yang membentuknya menjadi rusa dan salju.Ada pula yang menggunakan lampu Natal untuk menghiasi dekorasi yang ada supaya terlihat lebih menarik. Melihat-lihat lampu Natal bisa dijadikan kegiatan kencan yang unik.Baca juga: 5 Tradisi Perayaan Natal yang Aneh di DuniaUnsplash Ilustrasi restoran mewah.Banyak restoran mewah yang menawarkan diskon Natal dan Tahun Baru. Terkadang, mereka menyediakan beberapa set menu khusus dua momen tersebut.Ide kencan lainnya untuk dilakukan adalah memanjakan diri di restoran mewah. Sebelum berangkat, jangan lupa gunakan pakaian yang menarik dan semprotkan parfum favoritmu.IMDb Poster film Home Alone yang dirilis pada 1990.Apabila kamu dan pasanganmu gemar menonton film, tetapi tidak ada film menarik untuk ditonton di bioskop, lakukan maraton film Natal di rumah.Baca juga: Tradisi Keluarga Kerajaan Inggris Merayakan Natal, Tukar Kado Unik


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-04 03:48