Terkendala Biaya, Warga Pademangan Terbantu Operasi Katarak Gratis PKK

2026-01-11 22:57:52
Terkendala Biaya, Warga Pademangan Terbantu Operasi Katarak Gratis PKK
JAKARTA, – Operasi katarak gratis yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini terkendala biaya pengobatan.Salah satu penerima manfaat, Oman (48), warga Pademangan, Jakarta Utara, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia mengungkapkan bahwa niatnya untuk menjalani operasi katarak sempat tertunda selama bertahun-tahun karena keterbatasan ekonomi."Sempat (mau operasi), cuma dananya enggak punya. Alhamdulillah sih ada dari ini ya. Kalau saya suka lihat harga pengobatan hampir Rp 9 juta, ada yang Rp 15 juta," ucap Oman saat ditemui di RSKD Duren Sawit, Rabu .Baca juga: TP PKK Gelar Operasi Katarak Gratis bagi 110 Warga Jakarta di RSKD Duren SawitOman menjelaskan, saat ini dirinya tidak bekerja dan hanya mengandalkan penghasilan istrinya yang bekerja sebagai penjaga toko. Ia telah menderita katarak selama sekitar empat tahun terakhir sebelum akhirnya bisa menjalani tindakan medis melalui program tersebut."Daftar saya melalui puskesmas, terus diminta isi link gitu, dari Pademangan ada beberapa yang ikut, jadi berangkat bareng," jelasnya.Ia juga mengatakan, peserta operasi katarak gratis tidak hanya mendapatkan tindakan medis, tetapi juga layanan lanjutan berupa pemeriksaan kontrol dan obat-obatan."Besok ada kontrol. Tadi kami juga dikasih obat tetes. Entar besok kami ada kontrol lagi jam 08.00 ke sini lagi," jelasnya.Sebelumnya, TP PKK Pusat menyelenggarakan operasi katarak gratis di RSKD Duren Sawit sebagai bagian dari bakti kesehatan dalam rangka menyambut peringatan Hari Ibu.Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Suswati Tito Karnavian, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata."Hari ini kami melaksanakan Bakti Kesehatan, ini salah satu program menyambut peringatan Hari Ibu. Kami tahu bahwa kegiatan-kegiatan ini bekerja sama dari beberapa pihak," ucap Tri di lokasi yang sama.Baca juga: Senyum Lebar Yatinem Bisa Ikut Operasi Katarak, Saya Senang, Mau Lihat Cicit...Tri menjelaskan, kuota awal peserta operasi katarak ditetapkan sebanyak 100 orang dari wilayah Jakarta. Namun, jumlah tersebut ditambah menjadi 110 orang karena tingginya antusiasme masyarakat."Tadinya 100 orang tapi kita akhirnya menerima 110, padahal sebetulnya yang mendaftar itu 300-an orang," ujar Tri.Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar kembali dengan jangkauan yang lebih luas, seiring dukungan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang memadai."Tapi karena memang keterbatasan tenaga medis dan juga tempat, sehingga baru bisa terlaksana 110 orang. Mudah-mudahan kegiatan yang belum mendapatkan fasilitas ini bisa dilaksanakan di lain kesempatan, bekerja sama dengan pihak-pihak yang lain," jelasnya.


(prf/ega)