19 Dessert Tradisional Indonesia Terpopuler Versi TasteAtlas

2026-01-13 17:16:52
19 Dessert Tradisional Indonesia Terpopuler Versi TasteAtlas
- Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan kuliner terbesar di dunia. Tidak hanya makanan utama, aneka dessert Indonesia, mulai dari jajanan pasar hingga kue perayaan, juga mendapatkan perhatian internasional.Situs kuliner global TasteAtlas merilis daftar Top 19 Indonesian Desserts yang menampilkan ragam sajian manis dari berbagai daerah di Nusantara.Berikut daftar lengkapnya beserta penjelasan terperinci, sejarah, serta karakteristik masing-masing kudapan tradisional.1. Pisang GorengPisang goreng merupakan makanan ringan sehari-hari yang sangat populer di seluruh Indonesia. Kudapan ini memiliki banyak versi, mulai dari pisang yang langsung digoreng hingga pisang yang dibalut adonan tepung sebelum digoreng hingga berwarna keemasan.Di berbagai daerah, pisang goreng memiliki nama berbeda, misalnya godoh biu di Bali dan gedhang gorèng di Jawa. Pisang goreng juga masuk dalam kelompok jajanan gorengan, yakni aneka camilan yang digoreng dan dijajakan di gerobak pinggir jalan.Versi modern pisang goreng biasanya disajikan dengan taburan gula halus, kayu manis, cokelat cair, selai, atau es krim. Hidangan serupa juga ditemukan di Singapura, Malaysia (kuih kodok), dan Filipina (maruya).Baca juga: Pisang Goreng Kipas Mekar Renyah, Ini Takaran Tepungnya2. KleponKlepon adalah bola-bola ketan berwarna hijau yang berisi gula aren cair. Warna hijau berasal dari air pandan atau daun suji. Setelah direbus, klepon digulingkan dalam kelapa parut sehingga menghasilkan rasa gurih dan manis sekaligus.Klepon berasal dari Jawa, namun di Sumatra, Sulawesi, dan Malaysia lebih dikenal sebagai onde-onde atau buah melaka. Perlu dicatat bahwa di Jawa, istilah “onde-onde” justru merujuk pada bola wijen ala Tiongkok (jin deui).Klepon lazim disajikan di atas daun pisang dan paling nikmat disantap ketika gula arennya masih cair.3. OdadingOdading merupakan roti goreng manis khas Bandung. Adonannya terbuat dari tepung terigu, ragi, gula, susu, dan kadang telur. Setelah diuleni dan didiamkan hingga mengembang, adonan dibentuk kotak pipih lalu digoreng hingga mengembang dan berwarna keemasan.Tekstur odading ringan dan berongga di bagian dalam, dengan kulit sedikit kenyal saat masih hangat. Nama odading diyakini muncul pada masa kolonial Belanda ketika unsur dapur Eropa berpadu dengan teknik memasak lokal.Odading pernah viral secara nasional setelah sebuah video promosi menyebutnya sebagai “roti rasa Iron Man”.Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Donat dan Odading Menurut Chef4. Serabishutterstock/Rizvisual ilustrasi serabi berpori atau bersarangSerabi adalah pancake tradisional berukuran kecil yang dibuat dari tepung beras dan santan. Kudapan ini tersedia dalam versi manis maupun gurih. Topping yang digunakan cukup beragam, mulai dari pisang, gula, oncom, hingga keju dan es krim untuk versi modern.Serabi terkenal di Bandung dan Solo. Biasanya disajikan dengan kuah kinca berbahan kelapa, durian, atau stroberi. Sajian serupa juga terdapat di Thailand dengan nama khanom khrok.5. Kue PutuKue putu lazim dijual oleh pedagang keliling dengan suara khas dari alat kukusnya. Kue ini dibuat dari tepung beras ketan yang diberi aroma pandan kemudian dimasukkan ke dalam cetakan bambu. Bagian tengahnya diberi gula merah yang akan meleleh setelah dikukus. Kue putu disajikan dengan taburan kelapa parut.Versi serupa juga ditemukan di Malaysia dan Filipina. Beberapa pendapat menyebut kue putu terinspirasi dari hidangan India bernama puttu.Baca juga: Resep Kue Putu Gula Merah, Tetap Jadi Walau Tak Perlu Pakai Bambu6. Dadar GulungDadar gulung merupakan dadar tipis dari tepung beras yang diberi warna dan aroma pandan. Setelah matang, kulit dadar diisi dengan campuran kelapa parut, kayu manis, dan gula merah.


(prf/ega)