JAKARTA, – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih menyambut pergantian Tahun Baru 2026 tanpa pesta kembang api.Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap warga di sejumlah daerah yang tengah terdampak bencana alam, sekaligus upaya menekan perayaan berlebihan di ruang publik.Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, pelarangan kembang api berlaku menyeluruh, baik untuk kegiatan yang digelar pemerintah maupun pihak swasta.Baca juga: Malam Tahun Baru di Jakarta, Ada 8 Panggung Hiburan dan Pertunjukan Drone“Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, maka, terutama untuk tahun baru, saya sudah memutuskan untuk Jakarta tidak ada kembang api, baik yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta maupun oleh swasta,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin .Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut, pemerintah tidak mungkin mengawasi masyarakat secara individual yang merayakan Tahun Baru di ruang terbuka.Karena itu, larangan lebih diarahkan kepada penyelenggara acara berskala besar.“Kami tidak bisa melarang masyarakat menyalakan kembang api. Tidak mungkin kami memeriksa masyarakat yang ada di Monas atau ada di mana untuk tidak menyalakan kembang api,” ucap Rano.Menurut Rano, instruksi pemerintah secara khusus ditujukan kepada panitia acara, pusat perbelanjaan, dan hotel agar tidak menggelar pesta kembang api.Kebijakan serupa juga diterapkan di sejumlah daerah lain.Baca juga: 8 Titik Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Monas Ditiadakan“Tapi artinya kami panitia dan seluruh hotel apapun tidak akan menyalakan kembang api. Alhamdulillah Jogja juga begitu, Bali juga begitu, Surabaya begitu, dan Alhamdulillah pun Kapolri mengeluarkan edaran tidak diizinkan menyalakan kembang api,” kata dia.Sebagai gantinya, Pemprov DKI menyiapkan pertunjukan drone sebagai hiburan utama pergantian tahun di delapan titik, termasuk kawasan GBK, Sudirman, dan Kota Tua.Sejumlah musisi turut dihadirkan.“Kami mengabarkan kepada masyarakat Jakarta bahwa tahun ini, tahun baru kita tidak kita meriahkan dengan kembang api. Tapi tidak mengurangi rasa juga bahagia, kita adakan drone. Drone cukup banyak, cukup besar, dengan transisi,” ujar Rano.Selain meniadakan kembang api, Pemprov DKI juga memangkas jumlah titik perayaan malam Tahun Baru 2026 dari 14 lokasi menjadi delapan.Baca juga: Cahaya Drone Akan Warnai Malam Tahun Baru di Jakarta, Solidaritas untuk Bencana SumateraKawasan Monas diputuskan tidak lagi menjadi titik utama perayaan.Pramono menyampaikan, pusat perayaan akan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Pemprov DKI.
(prf/ega)
Tahun Baru Tanpa Dentuman Kembang Api...
2026-01-12 06:45:34
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:26
| 2026-01-12 05:16
| 2026-01-12 04:57
| 2026-01-12 04:55
| 2026-01-12 04:25










































