Katahanan Pangan Nasional di Lapas IIB Kendal

2026-01-12 06:03:01
Katahanan Pangan Nasional di Lapas IIB Kendal
KENDAL, – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, meninjau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal di Desa Kartikajaya, Kecamatan Patebon, Selasa .Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pengembangan kawasan produktif berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan.Di lokasi, Agus meninjau area peternakan sapi, perkebunan jagung, hingga tambak air tawar. Ia bahkan sempat menabur benih ikan nila dan bandeng.Menurut Agus, Lapas Terbuka IIB Kendal kini memasuki fase baru dengan memaksimalkan lebih dari 100 hektare lahan sebagai pusat pelatihan kerja, area produksi pertanian, serta model pemberdayaan warga binaan yang berorientasi pada ketahanan pangan nasional.“Program ini bukan sekadar pemanfaatan lahan, tetapi transformasi pemasyarakatan menuju pemberdayaan warga binaan,” kata Agus.Baca juga: Fatwa MUI soal Bumi dan Bangunan Tak Layak Kena Pajak, PP Muhammadiyah Singgung Kinerja Eks Menkeu Sri MulyaniAgus menjelaskan bahwa warga binaan akan mendapatkan pelatihan kerja sebagai bagian dari upaya negara memberikan kesempatan kedua yang bermartabat.Ia meminta agar seluruh lahan Lapas Terbuka IIB Kendal dikelola sebagai ruang produktif untuk meningkatkan kompetensi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.Program tersebut ditargetkan dapat menampung sekitar 500 warga binaan yang memasuki masa pembebasan bersyarat.“Warga binaan harus pulih, produktif, dan siap kembali ke masyarakat,” terangnya.Kepala Lapas Terbuka Kendal Kelas IIB, Roni Darmawan, menerangkan bahwa saat ini Lapas menampung 51 warga binaan.Adapun total lahan yang tersedia mencapai 92 hektare ditambah 7,5 hektare lahan bersertifikat terpisah.Program yang sudah berjalan meliputi pertanian jagung sebagai komoditas utama, peternakan ayam kampung unggul, bebek petelur, sapi, kambing atau domba, serta tambak air tawar dan unit perikanan skala kecil.Seluruh kegiatan diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan.“Ke depan suplai tidak hanya untuk kebutuhan warga binaan, tetapi juga bekerja sama dengan vendor dan mitra yang sudah siap menampung hasil panen,” jelas Roni.Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang turut mendampingi kunjungan Menteri, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal siap mendukung optimalisasi lahan Lapas Terbuka IIB Kendal.Terutama pada sektor pertanian dan peternakan yang selaras dengan program ketahanan pangan.“Kami mendampingi Pak Menteri untuk melihat lahan yang selama ini belum dimaksimalkan. Ke depan akan ada program pertanian dan peternakan. Pemkab Kendal tentu siap mendukung dan menunggu mekanisme kerja sama secara formal,” katanya.


(prf/ega)