BMKG: Peringatan Dini Harus Picu Aksi Cegah Korban Bencana

2026-01-12 07:01:15
BMKG: Peringatan Dini Harus Picu Aksi Cegah Korban Bencana
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia menuntut penguatan sistem peringatan dini yang terintegrasi dari hulu ke hilir.BMKG menilai informasi cuaca dan iklim tidak cukup jika hanya berhenti sebagai peringatan formal, tetapi harus mampu dipahami oleh masyarakat dan mendorong tindakan penyelamatan nyata di lapangan.Penegasan tersebut disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani saat menjadi pembicara kunci dalam webinar bertajuk Early Warning, Early Action: Kilas Balik Bencana Hidrometeorologi sebagai Basis Rekomendasi Aksi Mendatang, yang diselenggarakan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu .Baca juga: Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang di Banyak Wilayah 17-18 Desember 2025Faisal mengungkapkan, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa jenis bencana yang paling sering terjadi di Indonesia masih didominasi oleh banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.Bencana hidrometeorologi tersebut tidak hanya terjadi secara sporadis, tetapi hampir merata di berbagai wilayah Indonesia.“Secara umum trennya terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini berarti kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus diperkuat secara berkelanjutan,” ujar Faisal dikutip Kompas.tv.Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG 17-18 Desember 2025, Lampung Kategori Waspada Hujan LebatMenurut Faisal, meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi tidak terlepas dari dinamika atmosfer yang semakin kompleks.Sejumlah siklon tropis yang muncul di sekitar wilayah Indonesia, seperti Cempaka, Seroja, dan Senyar, terbukti memperkuat intensitas hujan ekstrem.Kondisi tersebut kemudian memicu banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana.Faisal menegaskan tantangan bencana hidrometeorologi harus dijawab melalui sistem peringatan dini yang bekerja secara menyeluruh, mulai dari tahap pengamatan hingga pengambilan keputusan.Dalam sistem tersebut, BMKG berada di posisi hulu sebagai penyedia data, informasi, dan peringatan dini berbasis sains.“BMKG berada di hulu. Kami menyediakan data yang kemudian dianalisis dengan dukungan teknologi dan big data,” kata Faisal, yang mengikuti kegiatan tersebut secara daring.“Selanjutnya, melalui Disaster Management Command Center ditetapkan langkah-langkah yang harus dilakukan,” lanjutnya.Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang di Indonesia 12-13 Desember 2025Ia menjelaskan, hasil analisis BMKG tidak berhenti pada penyusunan informasi teknis, tetapi harus segera didiseminasikan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.BMKG menyalurkan peringatan dini melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari rilis resmi, media massa, media sosial, hingga aplikasi perpesanan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 05:36