– Peringatan Hari Ibu 22 Desember di lingkungan sekolah kerap diisi dengan upacara bendera. Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah amanat pembina upacara, yang menjadi ruang refleksi tentang makna Hari Ibu di Indonesia.Berbeda dengan perayaan di banyak negara, Hari Ibu di Indonesia berakar pada Kongres Perempuan Indonesia 1928, yang menandai perjuangan perempuan untuk pendidikan, kesetaraan, dan peran aktif dalam pembangunan bangsa.Berikut 5 contoh naskah amanat upacara Hari Ibu yang dapat digunakan di sekolah, dengan pendekatan edukatif dan berperspektif kesetaraan gender.1. Amanat Upacara Hari Ibu tentang Sejarah dan Perjuangan PerempuanAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Salam sejahtera bagi kita semua,Hari ini, 22 Desember, kita memperingati Hari Ibu. Peringatan ini bukan sekadar ungkapan kasih kepada ibu di rumah, melainkan juga penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia yang dimulai sejak Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928.Para perempuan pada masa itu memperjuangkan hak untuk mendapatkan pendidikan, kebebasan berpikir, serta kesempatan berkontribusi bagi bangsa. Semangat tersebut relevan hingga hari ini, ketika kita terus berupaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.Sebagai pelajar, tugas kita adalah melanjutkan semangat perjuangan itu dengan saling menghormati, menjunjung nilai keadilan, dan menolak segala bentuk diskriminasi.Terima kasih.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Baca juga: Kongres Perempuan Indonesia III: Latar Belakang dan Hasilnya2. Amanat Upacara Hari Ibu tentang Peran Ibu dan Kesetaraan di RumahAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,Hari Ibu menjadi pengingat bahwa peran ibu tidak hanya terlihat di rumah, tetapi juga di sekolah, tempat kerja, dan masyarakat. Banyak ibu yang bekerja di luar rumah, namun tetap memikul tanggung jawab domestik.Oleh karena itu, peringatan Hari Ibu mengajarkan kita pentingnya berbagi peran secara adil. Pekerjaan rumah tangga bukan hanya tugas ibu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.Melalui sikap saling membantu dan menghargai, kita turut menciptakan lingkungan yang lebih adil bagi perempuan.Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Baca juga: Kongres Perempuan Indonesia II: Latar Belakang dan Hasilnya
(prf/ega)
5 Contoh Naskah Amanat Upacara Hari Ibu 22 Desember, Sarat Makna Perjuangan Perempuan
2026-01-12 03:48:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:00
| 2026-01-12 02:52
| 2026-01-12 02:45
| 2026-01-12 01:24










































