JAKARTA, - Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah skema bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap, pemerintah akan menyiapkan skema bantuan berupa hunian hingga santunan uang bagi korban bencana di tiga provinsi tersebut.Lantas, bagaimana penjelasan Gus Ipul terkait bantuan-bantuan untuk korban bencana di Sumatera? Berikut rangkumannya dari Kompas.com:Baca juga: BMKG Ungkap Alasan Banyak Korban Banjir Sumatera: Kita Belum Siap Hadapi Bencana Sebesar IniHunian sementara dan tetap menjadi salah satu bantuan yang akan diterima oleh korban banjir dan longsor di Sumatera.Gus Ipul mengatakan, hunian sementara dan tetap itu tengah dipersiapkan oleh pemerintah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)."Lagi dipersiapkan oleh Kepala BNPB untuk menyiapkan hunian sementara, sudah ada programnya. Setelah itu nanti akan disiapkan hunian tetap juga. Jadi ada hunian sementara, ada hunian tetap," ujar Saifullah saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Kementerian PU Fokus Buka Akses Jalan ke Titik Terdampak Bencana SumateraBantuan hunian sementara dan tetap itu menjadi bagian dari proses rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Pemetaan saat ini disebutnya tengah dilakukan oleh BNPB."Setelah itu mulai dipikirkan sekarang juga rehabilitasi dan rekonstruksi. Sekarang Kepala BNPB terus menghitung, melakukan pemetaan di lapangan, membuat perencanaan," ujar Gus Ipul.Masyarakat yang kehilangan rumah, klaim Gus Ipul, bisa mendapatkan hunian sementara dan sekaligus nanti akan didiskusikan untuk dibangun hunian yang tetap."Biasanya sih nanti daerah yang menyediakan lahan atau mungkin juga menggunakan lahan-lahan milik pemerintah. Kemudian nanti akan dibangun secara bertahap," ujar Gus Ipul.Baca juga: Mendagri Akan Data Kerusakan 3 Provinsi yang Terdampak Banjir di SumateraANTARA FOTO/Iggoy el Fitra Foto udara kondisi pascabanjir bandang melalui Helikopter Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja di daerah terisolir akibat bencana di Nagari Tiku V Jorong, Agam, Sumatera Barat, Senin . TNI-AU melalui Lanud Sutan Sjahrir Padang mendistribusikan 4.500 kilogram logistik untuk korban banjir bandang di Maligi, Pasaman Barat, Sungai Pua Palembayan dan Tiku V Jorong di Agam. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YUSelain hunian, pemerintah juga akan memberikan santunan kepada korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.Santunan akan diberikan kepada korban luka maupun pihak dari korban meninggal akibat bencana di tiga provinsi tersebut."Kalau untuk yang wafat ada santunan Rp 15 juta. Kalau untuk yang luka-luka berat ada Rp 5 juta," ujar Gus Ipul.Santunan tersebut akan diberikan setelah asesmen yang dilakukan pemerintah rampung. Gus Ipul menyebut, santunan tersebut merupakan bentuk tali asih dari pemerintah untuk meringankan beban para korban."Ini adalah bentuk tali asih untuk meringankan beban dan menguatkan kebersamaan kita di tengah-tengah bencana," kata Gus Ipul.Baca juga: Basarnas: Korban Tewas Banjir-Longsor Sumatera 583 Jiwa, Hilang 553 OrangBIRO PERS ISTANA PRESIDEN/CAHYO Presiden Prabowo Subianto meninjau pengungsi di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Senin . Aceh merupakan salah satu wilayah di Sumatera yang mengalami bencana banjir besar pada akhir November kemarin.
(prf/ega)
Dari Pemerintah untuk Korban Bencana di Sumatera: Hunian Sementara hingga Santunan
2026-01-12 05:52:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:46
| 2026-01-12 05:15
| 2026-01-12 04:40
| 2026-01-12 04:27










































