Bukannya Damai, Trump Manfaatkan Pesan Natal untuk Serang Partai Demokrat Habis-habisan

2026-01-11 22:46:52
Bukannya Damai, Trump Manfaatkan Pesan Natal untuk Serang Partai Demokrat Habis-habisan
WASHINGTON DC, - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memanfaatkan momen Malam Natal untuk menyerang Partai Demokrat dan menyebutnya sebagai kelompok kiri radikal yang hina.Pesan tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social dari kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Selasa , sebagaimana dilansir AFP."Selamat Natal untuk semuanya, termasuk kelompok kiri radikal yang hina, yang melakukan segala cara untuk menghancurkan negara kita, tetapi gagal total," tulis Trump.Baca juga: Nama Trump Ditambahkan ke Kennedy Center, Anggota DPR AS Ajukan GugatanDalam unggahan yang sama, Trump menyinggung kebijakan-kebijakan yang selama ini menjadi bahan kritik oposisi, sembari menegaskan klaim keberhasilan pemerintahannya."Kami tidak lagi memiliki perbatasan terbuka, laki-laki bertanding dalam olahraga perempuan, transgender untuk semua orang, atau penegakan hukum yang lemah," tulis Trump.Selain mengkritik, dia mengeklaim sejumlah capaian ekonomi sebagai bukti kinerja positif pemerintahannya."Yang kami miliki sekarang adalah rekor pasar saham dan dana pensiun 401.000 dollar AS, tingkat kejahatan terendah dalam beberapa dekade, tidak ada inflasi, dan kemarin pertumbuhan ekonomi 4,3 persen, dua poin lebih tinggi dari perkiraan," lanjutnya.Serangan Trump terhadap Partai Demokrat muncul sehari setelah Kementerian Perdagangan AS merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga yang mencapai 4,3 persen, tertinggi dalam dua tahun terakhir.Baca juga: Turkiye Gagalkan Teror Natal, 115 Anggota ISIS Diringkus di IstanbulTrump menggunakan data tersebut untuk menangkis kritik oposisi yang selama ini menyoroti tingginya biaya hidup dan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat.Namun, laporan yang sama juga mencatat, indeks harga pembelian domestik naik menjadi 3,4 persen pada kuartal ketiga, meningkat signifikan dibandingkan 2,0 persen pada kuartal sebelumnya.Lonjakan inflasi itu menjadi salah satu alasan utama Partai Demokrat terus mengkritik kebijakan ekonomi pemerintahan Trump.Selain isu ekonomi, Demokrat juga mengecam Kementerian Kehakiman AS terkait lambannya rilis serta banyaknya bagian yang disunting dalam ribuan dokumen penyelidikan kasus terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.Isu Epstein kembali menjadi sorotan menjelang Natal, mengingat hubungan pertemanan Epstein dengan Trump di masa lalu yang kerap dikaitkan dalam perdebatan politik.Baca juga: Diduga Campurkan Ganja dalam Permen Natal Siswa TK, Wali Murid DitangkapDi tengah polemik politik domestik tersebut, Trump tetap menjalani sejumlah agenda bernuansa perayaan Natal.Dia diketahui ikut berpartisipasi dalam panggilan pelacak Santa Claus yang diselenggarakan oleh Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara atau NORAD.Trump juga menyampaikan ucapan selamat Natal kepada pasukan AS yang bertugas di berbagai belahan dunia.Ucapan tersebut turut ditujukan kepada personel militer yang terlibat dalam pengerahan besar angkatan laut AS di perairan Karibia.Pengerahan militer itu merupakan bagian dari upaya Washington memberikan tekanan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.Baca juga: Ketika Pohon Natal di Betlehem Kembali Menyala...


(prf/ega)