Puan Pastikan DPR Terima Masukan Terkait Perkembangan Bencana di Sumatra

2026-02-04 05:55:41
Puan Pastikan DPR Terima Masukan Terkait Perkembangan Bencana di Sumatra
Ketua DPR RI Puan Maharani meyakini Pemerintah mempertimbangkan dengan matang untuk menetapkan status bencana nasional banjir dan longsor di wilayah Aceh dan Sumatera. Dia mengatakan DPR dan Pemerintah terus menerima masukan mengenai perkembangan bencana ini.Apalagi, Puan menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung lokasi bencana.Menurutnya, tentu Pemerintah tahu betul keputusan yang akan diambil mengenai penetapan status bencana nasional bagi daerah terdampak yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal itu diungkapkan oleh Puan saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini."Pemerintah dan DPR tentu saja sudah sama-sama mendengarkan masukan dari berbagai pihak, terutama masukan dari Pemda-Pemda yang terdampak. Apakah perlu segera ditetapkan bencana nasional, bahkan Presiden juga sudah langsung meninjau wilayah yang terdampak," ujar Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025)."Namun untuk bisa kemudian segera memutuskan terkait dengan hal tersebut tentu saja pemerintah punya pertimbangan yang matang dan kami juga mengikuti semua masukan terkait dengan hal tersebut," sambungnya.Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat pada Senin (1/12). Presiden meninjau langsung posko pengungsian, lokasi infrastruktur rusak, serta berdialog dengan ribuan warga terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.Selama peninjauan di sejumlah titik bencana, Presiden Prabowo memerintahkan percepatan penyaluran bantuan logistik, pemulihan akses wilayah terisolasi, serta pembangunan akses darurat di lokasi infrastruktur vital yang rusak. Pemerintah juga mengerahkan armada udara dan laut untuk menjangkau wilayah sulit.Dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau posko pengungsian di Padang Pariaman, Presiden Prabowo menyampaikan perkembangan terkini mengenai kondisi lapangan yang menurutnya menunjukkan perbaikan signifikan.Selain Sumatera Barat, Presiden juga telah mengunjungi wilayah terdampak lainnya di Aceh dan Sumatera Utara. Dalam setiap kunjungannya, Kepala Negara memastikan penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan transportasi udara bagi wilayah yang belum dapat dijangkau secara penuh melalui jalur darat.Terkait kondisi sejumlah daerah yang masih terisolasi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa akses udara masih menjadi langkah utama untuk menjangkau masyarakat di titik-titik terdampak tersebut.Terkini, kondisi banjir di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara saat ini dilaporkan sudah mulai menunjukkan pemulihan. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Abdul Rahman Purba, pada Rabu (3/12) menjelaskan, berdasarkan pengkajian cepat di lapangan terhadap kondisi pasca bencana banjir yang melanda 11 kecamatan, air di sembilan kecamatan telah surut dan situasi berangsur pulih.Terkait hal ini, Puan menyatakan DPR akan terus memantau segala perkembangan terkini situasi di daerah-daerah terdampak bencana. Dia menyebut DPR akan terus berkomunikasi dengan Pemerintah untuk kemudian memutuskan langkah terbaik dalam penanganan bencana di 3 provinsi tersebut."Jadi antara Pemerintah dan DPR insyaallah kita selalu berkomunikasi untuk bersinergi untuk bisa mendapatkan jalan yang terbaik dalam bisa segera menuntaskan terkait dengan bencana ini," pungkas Puan. Tonton juga video "Situasi Terkini di Aceh Usai Bencana Banjir - Tanah Longsor"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-04 03:55