Jakarta Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono mengatakan, pihaknya tidak terburu-buru dalam menyiapkan dan mengirimkan pasukan yang akan tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) misi perdamaian Gaza."Masih dalam penggodokan juga, semuanya butuh proses. Jadi tidak bisa langsung, ada proses, ada pembentukan, penyiapan pasukan, situasi di sana seperti apa, diplomasi antar negara," kata dia di Mabesad, Jakarta, Kamis .Donny menuturkan, keberangkatan menuju Gaza tidak sama seperti bepergian antarwilayah di Indonesia. Seluruh proses harus melalui berbagai tahapan.Advertisement"Kita tidak bisa langsung berangkat. Karena kalau dalam negara sendiri oke, ini kan kita keluar. Tetap harus ada prosesnya," jelas dia.Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan pihaknya sudah mengantongi beberapa nama perwira bintang tiga yang akan menjadi Komandan Pasukan Pemelihara Perdamaian di Gaza."TNI telah menyiapkan beberapa nama kandidat, namun penetapan resmi Komandan Pasukan Pemelihara Perdamaian masih menunggu keputusan pemerintah dan PBB," kata Freddy dilansir Antara, Selasa .Freddy pun tidak menjelaskan dari mana asal matra perwira tinggi yang menjadi calon pemimpin pasukan perdamaian TNI di Gaza."Yang jelas, komandan akan berasal dari perwira tinggi bintang tiga yang memiliki pengalaman memadai dalam operasi gabungan dan operasi multilateralisme," jelas Freddy.
(prf/ega)
TNI AD: Pembentukan Satgas ke Gaza Butuh Proses, Tidak Bisa Langsung Berangkat
2026-01-12 09:53:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:35
| 2026-01-12 08:50
| 2026-01-12 08:39
| 2026-01-12 08:23
| 2026-01-12 08:09










































