Prospek Saham Bank BNI Dinilai Masih Menarik, Potensi Naik 24 Persen Jelang Tutup Tahun

2026-02-03 12:34:55
Prospek Saham Bank BNI Dinilai Masih Menarik, Potensi Naik 24 Persen Jelang Tutup Tahun
JAKARTA, - Prospek saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dinilai tetap menarik menjelang akhir 2025 hingga awal 2026.Penilaian ini didukung fundamental yang kuat, valuasi yang masih terdiskon, dan ruang ekspansi kredit yang lebar.Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Erni Marsella Siahaan, menyebut BBNI termasuk bank yang efisien dengan likuiditas solid.Rasio loan to deposit ratio (LDR) tercatat 86,9 persen, menunjukkan ruang pembiayaan masih besar.Baca juga: BNI (BBNI) Percepat Transisi Berkelanjutan Sawit Lewat ESG Advisory PlaybookCiptadana mempertahankan rekomendasi BUY untuk BBNI dengan target harga Rp 5.275 per saham. Target itu memberi potensi kenaikan sekitar 24 persen dari level saat ini.“Dengan fundamental yang sehat, efisiensi terjaga, dan prospek pertumbuhan kredit yang kuat, kami mempertahankan rekomendasi BUY untuk BBNI dengan target harga Rp 5.275 per saham, atau potensi kenaikan 24 persen dari harga saat ini,” ujar Erni dalam risetnya, Kamis .Pada perdagangan Kamis sore, saham BBNI bergerak melemah tipis. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham BBNI berada di level Rp 4.450, turun 10 poin atau 0,22 persen.Selama sesi perdagangan, saham BBNI sempat menyentuh level tertinggi harian Rp 4.560 sebelum terkoreksi menjelang penutupan.Dalam riset Ciptadana per 24 Oktober 2025 dijelaskan kinerja BBNI hingga September 2025 sejalan dengan ekspektasi. Kredit tumbuh 10,5 persen secara tahunan, terutama dari segmen korporasi dan menengah.Dana pihak ketiga (DPK) meningkat 21,4 persen dengan kontribusi besar dari giro dan tabungan (CASA). Likuiditas kuat ini ditopang injeksi dana pemerintah dan pengelolaan pendanaan yang hati-hati.Dari sisi efisiensi, biaya dana (cost of fund/CoF) terjaga di 2,8 persen. Margin bunga bersih (NIM) turun ke 3,8 persen. Tekanan ini dinilai sementara dan berpeluang pulih.Baca juga: Kode Bank BNI ke BRI untuk Transfer dan Cara MenggunakannyaBBNI dinilai menyimpan ruang kenaikan harga (potential upside) yang kuat jika pasar kembali menghargai fundamental sektor perbankan pada akhir tahun hingga awal 2026.Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, BBNI mencatat laba bersih Rp 15,11 triliun. Kredit tumbuh 10,5 persen secara tahunan. Rasio LDR turun ke 86,9 persen, menandakan ruang ekspansi pembiayaan masih luas.Biaya dana (CoF) turun ke 2,8 persen, lebih rendah dari banyak bank besar. Fee based income tumbuh 11,5 persen secara tahunan, memperkuat sumber pendapatan berulang di tengah penurunan NIM.Analis menilai valuasi yang murah, efisiensi pendanaan, dan perbaikan kualitas aset menjadi pendorong utama kinerja BBNI ke depan.Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang muncul. Investor perlu melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 10:58