PLN Operasikan PLTG Tanjung Selor Kaltara, Kapasitas 20 MW

2026-01-13 08:00:58
PLN Operasikan PLTG Tanjung Selor Kaltara, Kapasitas 20 MW
JAKARTA, - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tanjung Selor di Kalimantan Utara (Kaltara) berkapasitas 20 megawatt (MW). PLTG Tanjung Selor merupakan hasil relokasi Unit 2 PLTG Sambera dari Kalimantan Timur, yang dipindahkan dan dirakit ulang sejak Januari 2025 melalui PLN Indonesia Power Services. Langkah ini sebagai strategi optimalisasi aset pembangkit agar pemanfaatannya lebih efektif dan sesuai kebutuhan sistem regional.Baca juga: Freeport Ganti PLTU Batu Bara Jadi PLTG, Mulai 2027 BeroperasiPIXABAY/MICHAEL SCHWARZENBERGER Ilustrasi listrik. "Proyek ini tidak hanya memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Utara, tetapi juga membuktikan kapabilitas insan PLN IP Services dalam mengelola proyek pembangkitan secara menyeluruh," ujar Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN IP, Purnomo dalam keterangannya, Selasa . Menurutnya, tambahan daya 20 MW dari beroperasinya PLTG Tanjung Selor menjadi hal krusial bagi sistem kelistrikan Kaltara, terutama pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, ketika konsumsi listrik masyarakat dan aktivitas ekonomi meningkat. Maka dari itu, pembangkit ini dirancang untuk beroperasi secara andal, stabil, dan responsif, sehingga mampu menopang beban puncak dan memastikan pasokan listrik yang aman bagi masyarakat, layanan publik, serta sektor ekonomi daerah. Direktur Utama PLN Indonesia Power Services mengatakan, proses relokasi PLTG tersebut dilakukan secara terencana dan terintegrasi, mencakup pekerjaan sipil, dismantling, pengangkutan peralatan utama, perakitan kembali, hingga pengujian dan commissioning.Baca juga: Upaya Jaga Pasokan Gas ke PLTG Sambera, untuk Sektor Kelistrikan Kaltim Proyek ini melibatkan ratusan personel dan berhasil diselesaikan dengan capaian zero accident, yang sekaligus mencerminkan komitmen terhadap keselamatan dan mutu pekerjaan.Dok. Shutterstock Ribuan ton sampah Jakarta per hari siap jadi listrik. Presiden Prabowo sudah setujui pembangunan 4 PLTSa di Jakarta."Ke depan, PLN IP Services siap mengoperasikan pembangkit ini secara andal untuk memperkuat sistem kelistrikan Kalimantan Utara dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," kata dia. Sementara itu, Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Firman Ramdan menegaskan bahwa pengoperasian PLTG Tanjung Selor telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis hingga sumber daya manusia. Langkah ini menjadi upaya perusahaan dalam memastikan pasokan listrik yang aman dan berkelanjutan guna mendukung aktivitas masyarakat serta roda perekonomian daerah.Baca juga: PLN Resmi Operasikan PLTG Relokasi dari Grati ke Bali "Kami memastikan PLTG Tanjung Selor siap beroperasi secara optimal untuk menjaga pasokan listrik tetap aman, stabil, dan berkelanjutan. Ini komitmen kami dalam mendukung kebutuhan energi Kalimantan Utara, khususnya selama periode siaga Natal dan Tahun Baru," tutupnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-13 06:01