- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti saintek) Brian Yuliarto mengungkapkan alokasi dana untuk riset lebih dari Rp 2 triliun."Jadi kalau di total sebenarnya, anggaran untuk riset, pengembangan itu lebih dari Rp 2 triliun," kata Mendikti saintek usai acara REPERTOAR 2025: Refleksi dan Arah Pengembangan Sains dan Teknologi, Sabtu . Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek) pun mendorong dosen-dosen dari perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di daerah untuk membuat karya riset yang bisa menjadi solusi permasalahan sehari-hari masyarakat setempat."Seperti teknologi membuat garam, bagaimana ada tadi pewarna dari bahan natural alami. Kemudian juga bagaimana pengembangan kapal nelayan listrik. Jadi ini karya-karya yang inovatif, yang beriringan dengan kondisi lokal yang ada," ujar Mendikti saintek.Baca juga: Mendikti Ingatkan Pengetahuan Harus Tumbuh Bersama Masyarakat Kemendikti saintek kini memang memfokuskan dua jenis riset. Pertama, riset yang bisa menjawab kebutuhan dunia agar Indonesia dapat bersaing di tingkat dunia.Yang kedua, riset dan inovasi berbasis lokal. Dosen-dosen PTN dan PTS dapat mulai mengidentifikasi permasalahan di sekitar kampus atau daerah masing-masing."Ada sumber daya-sumber daya lokal apa yang melimpah tetapi belum dimanfaatkan, ada permasalahan apa yang belum terselesai karena hal-hal ini, kemudian dilakukan penelitian, dikembangkan," tutur Mendikti saintek.Adapun Kemendikti saintek mendapatkan dana riset ini dari berbagai sumber.Baca juga: Mendikti Perkuat Kerja Sama dengan Rusia, Buka Gerbang Global Pendidikan TinggiSeperti dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) sekitar ratusan miliar dan teras Diktisaintek Rp 2 miliar.Direktorat Riset dan Pengembangan (Risbang) juga mengalokasikan lebih dari Rp 1 triliun.Baca juga: Cerita di Balik Sukses NVIDIA, Mendikti: Integritas adalah Segalanya"Tetapi sebenarnya ini juga kelanjutan dari program riset yang ada di Risbang juga. Jadi ini kelanjutan, kalau di sana itu riset dasar, ini adalah riset yang berdampak di masyarakat, nanti juga untuk industri. Ada juga penggunaan dari Risbang lagi juga tentu tetap bekerjasama dengan Diktisaintek," imbuh Brian.
(prf/ega)
Mendikti Sebut Ada Rp 2 Triliun Dana Riset, Dorong Dosen Daerah Berkarya
2026-01-11 14:19:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 21:39
| 2026-01-11 20:50
| 2026-01-11 20:34
| 2026-01-11 20:13










































