PEKANBARU, - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) usai lima anak Suku Talang Mamak di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, meninggal karena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).Lebih dari 200 warga lainnya juga terjangkit penyakit yang sama.Baca juga: 5 Anak Suku Talang Mamak Meninggal Karena ISPA di Indragiri Hulu RiauTim Kementerian Kesehatan pun diterjunkan untuk membantu penanganan.Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Sandra, mengatakan bahwa KLB ISPA ini mencapai puncaknya pada 29 Oktober 2025.Baca juga: Polisi dan Kemenkes Tangani Wabah ISPA di Suku Talang Mamak Riau, Beri Bantuan Oksigen"Sampai dengan 14 November 2025, total kasus KLB ISPA di Dusun Datai tercatat sudah mencapai 222 kasus, dengan 5 kasus kematian," kata Sandra kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin .Sandra menjelaskan, sebelumnya terdapat 17 warga yang sempat menjalani perawatan inap.Dari jumlah tersebut, 13 orang sudah dinyatakan sembuh, sementara satu orang meninggal dunia. Tiga pasien lainnya masih dirawat."2 orang pasien dirawat di Puskesmas Batang Gansal dan 1 pasien di Rumah Sakit Kasih Ibu," sebut Sandra.Ia menambahkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, KLB ISPA disebabkan oleh Influenza Tipe A.Saat ini, jumlah warga terdampak masih bertambah, namun menunjukkan kecenderungan menurun."Grafik kejadian kini menunjukkan tren melandai. Meskipun demikian, masih muncul beberapa kasus baru dengan jumlah relatif kecil," kata Sandra.Dinas Kesehatan Inhu terus melakukan pemantauan ketat untuk memutus penularan ISPA.Masyarakat diminta tidak panik, tetapi tetap waspada serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
(prf/ega)
KLB ISPA di Inhu Riau: 5 Anak Suku Talang Mamak Meninggal, Ratusan Orang Terjangkit
2026-01-12 04:57:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:42
| 2026-01-12 04:29
| 2026-01-12 03:49
| 2026-01-12 03:16










































