16.467 Guru dan Tenaga Kependidikan di Sumatera Dapat Tunjangan Khusus, Ini Rinciannya

2026-01-30 23:16:13
16.467 Guru dan Tenaga Kependidikan di Sumatera Dapat Tunjangan Khusus, Ini Rinciannya
- Sebanyak 16.467 guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan mendapatkan tunjangan khusus dari pemerintah.Tunjangan itu disalurkan secara bertahap mulai Desember 2025 sampai dengan Februari 2026 dengan total dana Rp 32 miliar."Sebagai bentuk kepedulian Kemendikdasmen, tunjangan khusus ini disalurkan untuk sedikit meringankan beban mereka," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa .Kemendikdasmen juga sudah memberikan data siapa saja guru dan tenaga kependidikan yang terdampak dari masing-masing jenjang dan bantuannya.Baca juga: Pendaftaran PPG bagi Guru Tertentu 2025 Dibuka Cuma sampai BesokBerikut data penerima tunjangan beserta anggaran yang dilakokasikan setiap jenjang pendidikan:1. Jenjang PAUD, ada 915 pendidik yang terdampak dan mendapatkan total bantuan sebesar Rp 1,8 miliar. 2. Jenjang pendidikan dasar jumlah pendidik yang terdampak bencana mencapai 10.274 dengan jumlah bantuan yang diberikan sebesar Rp 20,5 miliar.3. Jenjang pendidikan menengah jumlah pendidik yang terdampak sebanyak 5.258 dengan bantuan yang diberikan sebesar Rp 10,5 miliar. Sedangkan jumlah tenaga pendidik terdampak sebanyak 20 orang rinciannya, tiga orang di Provinsi Aceh dan 17 orang lainnya di Provinsi Sumatra Barat mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 2 juta.Demikian rincian guru dan tenaga kependidikan yang akan mendapatkan tunjangan khusus dari pemerintah.ANTARA/Suhendra BANJIR ACEH TAMIANG: Foto udara dampak kerusakan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Selasa . Sebelumnya juga sudah diberitakan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan, sebanyak 16.500 guru terdampak bencana di Sumatera akan mendapatkan tunjangan khusus.Kemendikdasmen, kata Mu'ti, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk tunjangan khusus guru terdampak bencana.Baca juga: Beasiswa S2-S3 Fully Funded ke Taiwan Tanpa Batas Usia, Ada Tunjangan Rp 10 JutaHal tersebut disampaikan Mu'ti kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin ."Tunjangan khusus guru di daerah bencana, Rp 35 miliar untuk anggaran dari revisi. Yang kami sampaikan sebanyak 16.500 guru yang menerima bantuan, kemudian buat masing-masing menerima bantuan Rp 2 juta per guru, dan anggaran masih dalam proses revisi tahun 2025," ujar Mu'ti dalam sidang kabinet, Senin.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-30 21:19