ACEH UTARA, – Jalur Gunung Salak dari Kabupaten Aceh Utara menuju Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.Namun, para pengendara diimbau untuk berhati-hati, mengingat kondisi jalan yang licin dan masih dipenuhi lumpur akibat longsor pada Kamis .Abu Rahmat, seorang relawan yang melakukan perjalanan dari Kabupaten Aceh Utara menuju Bener Meriah mengungkapkan, mereka terhenti di Desa Wih Pase, Kecamatan Permata."Dari Wih Pase ke pusat kota Bener Meriah itu belum bisa dilalui. Di jalur inilah ribuan orang berjalan kaki untuk keluar dan masuk ke Bener Meriah," jelas Rahmat melalui sambungan telepon.Baca juga: Sudah 22 Hari Pascabanjir, Listrik Masih Padam di Kecamatan Sawang Aceh UtaraMeski demikian, beberapa relawan yang menggunakan kendaraan tipe garden ganda 4x4 berhasil mencoba melewati jalur tersebut."Namun jika sopirnya andal dan mobilnya 4x4, sudah bisa lewat sampai ke pusat Kota Bener Meriah," tambahnya.Selain itu, terdapat dua kamp TNI yang didirikan sepanjang jalur untuk membantu korban banjir dan relawan yang terjebak dalam lumpur.Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk membuka akses jalan."Semoga bisa segera terbuka akses jalan darat, sehingga distribusi bantuan bisa segera masuk dengan normal ke Bener Meriah," harap Rahmat.Baca juga: Pulihkan Trauma Anak, Jusuf Kalla Minta Warga Terdampak Bencana Kembali ke RumahPerlu diketahui, sejak terjadinya longsor dan banjir yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh, Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu daerah yang terisolasi.Seluruh jalur darat menuju kabupaten tersebut mengalami amblas dan tidak dapat dilalui, sehingga suplai bahan pangan hanya bisa dilakukan melalui jalur udara.
(prf/ega)
Jalur Aceh Utara ke Kecamatan Permata Bener Meriah Sudah Bisa Dilalui
2026-01-12 04:33:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 04:02
| 2026-01-12 03:39
| 2026-01-12 03:03
| 2026-01-12 02:56










































