Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Mulai 1 Januari 2026

2026-01-12 03:56:54
Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Mulai 1 Januari 2026
MATARAM, - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menutup sementara jalur pendakian Gunung Rinjani, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai 1 Januari 2026, akibat cuaca buruk."Ditutup terhitung mulai tanggal 1 Januari 2026 hingga 31 Maret 2026," kata Kepala BTNGR, Yarman dalam keterangan resmi, Senin .Ada enam jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara, yaitu jalur pendakian Senaru, jalur pendakian Sembalun, jalur pendakian Torean, jalur pendakian Timbanuh, jalur pendakian Tetebatu, dan jalur pendakian Aik Berik.Penutupan jalur pendakian ini menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Kehutanan Nomor 7 tahun 2025 tentang tindakan mitigasi terkait bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor.Baca juga: Walhi Sebut Fenomena Air Terjun Dadakan di Lereng Rinjani akibat Kurangnya Resapan AirBerdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun klimatologi kelas I Mataram, sedang terjadi masa peralihan menuju musim hujan 2025/2026 serta terdeteksinya bibit siklon tropis 93S.Kondisi ini disebut bisa berpotensi pada bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal di beberapa wilayah.Selain itu, berpotensi menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.Dengan adanya penutupan sementara itu, aktivitas wisata pendakian Gunung Rinjani terakhir check-in pada 31 Desember 2025 dan terakhir check-out pada 3 Januari 2026.Penutupan sementara ini dilakukan sebagai upaya perlindungan keselamatan pengunjung, serta memberikan waktu pada alam untuk memulihkan ekosistem di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.Baca juga: Pendaki Berusia 18 Tahun Tewas Terjatuh di Jalur Aik Berik Gunung Rinjani


(prf/ega)