Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Bangunan Modular Huntara Didirikan

2026-01-11 14:53:53
Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Bangunan Modular Huntara Didirikan
JAKARTA, - Di tengah tantangan pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, kecepatan dan kualitas hunian menjadi variabel penentu keselamatan masyarakat.Menjawab kebutuhan mendesak tersebut, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bersama anak usahanya, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), menghadirkan terobosan konstruksi melalui sistem Bangunan Modular.Dalam situasi darurat bencana, konstruksi konvensional seringkali terkendala oleh waktu, cuaca, dan mobilisasi material.Baca juga: 7 BUMN Karya Kompak Bangun 600 Huntara Korban Bencana di Aceh TamiangTeknologi modular WEGE hadir sebagai solusi disruptif yang menawarkan efisiensi tanpa mengorbankan durabilitas.Sebagian besar komponen huntara diproduksi di pabrik dengan standar kontrol kualitas tinggi.Hal ini meminimalisasi limbah di lokasi bencana dan mempercepat waktu instalasi hingga 30-50 persen lebih cepat dibanding bangunan permanen.Huntara ini dirancang menggunakan rangka baja ringan yang fleksibel terhadap guncangan guncangan tanah dan antisipasi gempa susulan, serta tahan terhadap korosi.Penggunaan papan semen, multiplek lantai, serta atap zincalume memastikan hunian tetap sejuk di siang hari dan hangat di malam hari, menciptakan kenyamanan psikologis bagi warga terdampak.Baca juga: HGU di 32 Kab/Kota Disiapkan untuk Huntara Korban Banjir Sumatera"Melalui kolaborasi WIKA dan WEGE, kami menghadirkan Huntara modular yang dibangun secara cepat, aman, dan kuat, sehingga dapat segera dimanfaatkan sebagai tempat tinggal yang nyaman dan layak," ujar Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, dikutip Kompas.com, Senin .WIKA-WEGE memahami bahwa pemulihan sosial tidak cukup hanya dengan atap dan dinding.Oleh karena itu, 80 unit Huntara yang berlokasi strategis di Jalan Banda Aceh–Medan ini dirancang sebagai satu ekosistem sosial yang lengkap.Baca juga: 786 Huntara di Sulawesi Tengah Belum BerpenghuniHal ini mencakup toilet dan sarana air bersih yang higienis guna mencegah wabah penyakit pascabencana, mushola dan dapur umum sebagai pusat interaksi warga untuk mempercepat pemulihan trauma (trauma healing).Lokasi di Kebun Tanjung Seumantoh dipilih agar warga tetap memiliki konektivitas terhadap jalur ekonomi dan distribusi bantuan logistik.Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari program BUMN Peduli yang dikoordinasikan oleh Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan (BP) BUMN.Total dukungan infrastruktur dan logistik yang dihimpun secara kolektif mencapai lebih dari Rp 72 miliar.Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa proses pemulihan berjalan akuntabel, tepat sasaran, dan berkelanjutan.


(prf/ega)