Pemkot Tangsel Borong Penghargaan Nasional, Cerminan Efektivitas Program Pembangunan

2026-01-14 21:29:27
Pemkot Tangsel Borong Penghargaan Nasional, Cerminan Efektivitas Program Pembangunan
- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil meraih berbagai penghargaan nasional berkat kinerja unggulnya dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas program pembangunan.Terbaru, kota termuda di Provinsi Banten itu menempati peringkat II dalam Sutami Award 2025 kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Kinerja Terbaik dalam Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Jakarta, Senin .Pada hari yang sama, Pemkot Tangsel meraih penghargaan di bidang ketenagakerjaan untuk kategori Kota dengan Fiskal Tinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena dinilai mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan.Baca juga: AI Mulai Kuasai Industri Asuransi RI, Potensi atau Ancaman bagi Tenaga Kerja?Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam ajang Malam Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang digelar di Jakarta.Sebelumnya, Pemkot Tangsel telah meraih penghargaan dalam ajang BE Award pada kategori Instansi dengan Pengguna Aktif Terbanyak Sertifikasi Elektronik Tahun 2025.Ajang bergengsi tersebut digelar oleh Balai Besar Sertifikat Elektronik (BSrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis .Masih dalam bidang perkembangan teknologi, Pemkot Tangsel juga mendapatkan predikat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Terbaik 2025 pada Jumat .Baca juga: 12 Dampak Positif Perkembangan Teknologi Di bidang keterbukaan informasi, Pemkot Tangsel meraih dua penghargaan, yakni Badan Publik Informatif Tingkat Kabupaten/Kota se-Banten dan Desk Terbaik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten pada Rabu Pada bidang kesehatan, Pemkot Tangsel meraih empat penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.Penghargaan yang diberikan, yakni Juara 1 Capaian Intervensi Penurunan Stunting, Juara 1 Inovasi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) Terbaik, Capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Terbaik, dan Peringkat 3 Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Banten.Komitmen Pemkot Tangsel dalam memerangi stunting juga diakui secara nasional dengan dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Berkinerja Baik dalam Percepatan Penurunan Stunting.Baca juga: Angka Stunting Bandung Masih Tinggi, Dinkes: 70 Persen Dipicu Paparan RokokPenghargaan tersebut diberikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu .Selain itu, Pemkot Tangsel juga diakui sebagai salah satu daerah paling progresif di Provinsi Banten dalam mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan.Pengakuan tersebut dibuktikan melalui keberhasilan Pemkot Tangsel meraih posisi Terbaik Kedua dalam ajang Paritrana Award 2025 yang digelar pada Kamis Prestasi lainnya diraih pada bidang perlindungan anak. Pemkot Tangsel menerima piagam penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Jumat .Baca juga: Menkomdigi Minta Roblox Ikuti Aturan Perlindungan Anak di IndonesiaKategori Utama merupakan capaian tertinggi yang menunjukkan bahwa daerah tersebut telah mencapai tingkat pemenuhan hak dan perlindungan anak secara signifikan.Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, dirinya bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan dan jajaran Pemkot Tangsel akan terus meningkatkan kualitas program, terutama pelayanan kepada masyarakat. “Penghargaan ini bukan garis akhir. Ini justru menjadi pemacu bagi kami untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-14 22:08