Bupati Anom Perintahkan Dinkes Pemalang Percepat Penanganan TBC

2026-01-12 06:22:52
Bupati Anom Perintahkan Dinkes Pemalang Percepat Penanganan TBC
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menargetkan penemuan 23.000 kasus tuberkulosis (TBC) pada 2025. Namun, hingga November 2025, baru sekitar 9.000 kasus yang berhasil ditemukan.Mengetahui hal itu, Bupati Pemalang Anom Widyantoro meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) beserta jajarannya untuk mempercepat penemuan dan penanganan kasus TBC di wilayahnya.Hal tersebut disampaikan Anom pada acara Kampanye Temukan, Obat, Sampai Sembuh (TOSS) TBC dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.“Penanganan TBC melibatkan seluruh elemen masyarakat melalui kolaborasi antarinstansi, sektor kesehatan, pemerintah, dan swasta,” ujar Anom dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu .Bupati berharap, target yang telah ditetapkan dapat tercapai dan penyebaran TBC di Kabupaten Pemalang bisa ditekan.“Syukur-syukur, bisa ditemukan lebih banyak pasien TBC di Kabupaten Pemalang agar bisa segera diobati,” katanya.Baca juga: Pemkab Pemalang Komitmen Berikan Perlindungan Sosial bagi Pekerja RentanPada kesempatan itu, Anom juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinkes Kabupaten Pemalang Yulies Nuraya beserta seluruh jajaran puskesmas yang telah berperan sebagai garda terdepan dalam menemukan suspek penyakit TBC di masyarakat.DOK. PEMKAB PEMALANG Suasana acara Kampanye Temukan, Obat, Sampai Sembuh (TOSS) TBC dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 2025. Kegiatan ini mengusung tema ?Generasi Sehat, Masa Depan Hebat? di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu Yulies menjelaskan, Indonesia masih menjadi negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menekan angka kasus TBC dengan semangat Temukan, Obati, Sampai Sembuh.“Kepada masyarakat, jangan takut diobati, jangan takut periksa, dan jangan malu jika menderita TBC,” pesan Yulies.Yulies menegaskan bahwa target Kabupaten Pemalang pada 2025 adalah menemukan 23.000 kasus TBC.“Saat ini baru 9.000 yang ditemukan, artinya masih banyak yang harus kami jangkau,” ujarnya.Baca juga: Dukung Perkembangan Penyiaran, Bupati Pemalang Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli PenyiaranKegiatan tersebut juga diisi dengan senam bersama jajaran puskesmas se-Kecamatan Watukumpul.Hadir dalam acara itu Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pemalang dr Noor Faizah Maenofie, Pj Sekda Kabupaten Pemalang Endro Johan Kusuma, dan Kepala Bappeda Mohamad Sidik.


(prf/ega)