BLITAR, – Kepala Seksi Pemadaman dan Pertolongan pada Unit Damkar Kabupaten Blitar Jawa Timur, Tedy Prasojo menceritakan pengalaman lucunya selama menjadi petugas damkar.Sekitar pertengahan Oktober 2025 lalu, seorang siswi SMA negeri di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menghubungi call center Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar di saluran WhatsApp dengan nomor 082246272464.Setelah memberikan data identitas diri serta kelas dan sekolahnya, siswi tersebut mengutarakan maksudnya, yakni meminta tolong petugas Unit Damkar Kabupaten Blitar untuk mendampingi dirinya menghadap guru bimbingan dan konseling (BK).“Rupanya siswi tersebut punya masalah dan mendapat panggilan dari guru BK. Dia diminta menghadap guru BK bersama orangtua atau wali murid,” tutur Tedy, Selasa .Baca juga: Demak Marak Tawon Vespa, Damkar Evakuasi 206 Sarang dalam 11 Bulan Terakhir “Tapi karena satu dan lain hal, orangtuanya berhalangan atau mungkin siswi tersebut tidak mau orangtuanya tahu. Akhirnya menghubungi kami,” kata Tedy.Karena jenis pertolongan yang diminta siswi tersebut berada di luar tugas Unit Damkar, Tedy pun menyampaikan penolakan.Dia juga memberi saran agar siswi tersebut menghubungi anggota keluarga yang bisa mewakili orangtuanya.Permintaan pertolongan untuk persoalan yang berada di luar tugas dan fungsi Unit Damkar seperti, kata Tedy, terbilang cukup sering disampaikan warga melalui call center tersebut.Misalnya, persoalan pertengkaran anak dengan orangtua, kesulitan mengerjakan skripsi, hingga permintaan diantar ke sekolah karena sedang tidak tersedia kendaraan.“Ya kami harus sampaikan penolakan meski dengan bahasa yang halus,” tuturnya.Baca juga: Pakai Mobil Semprot dan APD, Petugas Damkar Gresik Tangkap Monyet yang LepasKesiagaan selama 24 jam dalam sehari dan sepanjang 7 hari dalam sepekan membuat Unit Damkar Kabupaten Blitar hampir tidak pernah absen dari telepon warga yang meminta bantuan dan pertolongan.Tidak jarang warga yang meminta pertolongan untuk persoalan yang terlalu sepele seperti pipa saluran air rumah tersumbat hingga genteng atap rumah melorot di saat hujan deras.Untuk permintaan sejenis itu, Tedy mengaku pihaknya juga menyampaikan penolakan.“Kalau yang seperti itu kami layani, nanti bisa merebut rezeki tukang ledeng,” ujarnya.Jumlah telepon permintaan bantuan ke nomor call center untuk jenis masalah yang berada di luar tugas dan kewenangan Unit Damkar Kabupaten Blitar, kata Tedy, sangatlah signifikan meski tak dapat menyebutkan angka pastinya karena memang tidak dicatat.
(prf/ega)
Cerita Lucu Damkar Blitar, Pernah Diminta Tolong Temani Siswi SMA Menghadap Guru BK
2026-01-12 19:09:08
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:30
| 2026-01-12 18:22
| 2026-01-12 16:56
| 2026-01-12 16:52










































