-Masalah bagasi kembali menjadi sorotan menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru 2026.Angkasa Pura Indonesia menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat waktu keluarnya bagasi, menyusul keluhan penumpang yang menganggap proses tersebut terlalu lama, terutama di bandara dengan terminal luas seperti Terminal 3 Soekarno Hatta.Pgs. Corporate Secretary Angkasa Pura Indonesia Arie Ahsanurrohim mengatakan persoalan bagasi tidak berdiri pada satu faktor saja.Menurut dia, isu ini berkaitan dengan kapasitas ground handling, jumlah kru kendaraan di area airside, hingga desain terminal yang memengaruhi jarak tempuh dari pesawat menuju conveyor belt.“Ada banyak isu. Mulai dari kapasitas ground handling, kru kendaraan di airside, sampai layout bandara. Mungkin kalau teman-teman landing di T2, T1 lebih cepat. T3 ini cukup lama, cukup jauh, apalagi yang internasional,” ujar Arie di Bogor, Kamis .Baca juga: Bandara Siaga 24 Jam untuk Antisipasi Delay Selama NataruIa menyebut perusahaan telah menyiapkan beberapa langkah korektif untuk memperbaiki alur bagasi.Target pengantaran bagasi pertama atau first bag dipatok maksimal 15 menit setelah penumpang turun dari pesawat, bergantung pada maskapai dan operator ground handling yang bertugas.“Insya Allah best effort memang untuk bagasi pertama itu 15 menit. Paling cepat 15 menit tergantung dari mana,” kata Arie.Arie mengakui keluhan soal waktu tunggu bagasi menjadi salah satu yang paling sering muncul di musim liburan.Karena itu, ia menyebut koordinasi dengan maskapai dan operator ground handling diperkuat agar potensi penumpukan bisa dikurangi.Selain itu, inspeksi harian di sisi udara dilakukan lebih ketat memasuki periode puncak liburan.Langkah ini diperlukan karena cuaca ekstrem meningkatkan risiko kerusakan pada fasilitas seperti runway yang berpotensi menghambat alur pergerakan pesawat dan berdampak pada proses bongkar muat bagasi.Baca juga: Jasa Marga Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen di 8 Ruas saat Libur NataruAngkasa Pura Indonesia menyiapkan posko di seluruh bandara untuk memantau pergerakan penumpang serta memastikan layanan bagasi berjalan sesuai standar.Pengawasan difokuskan pada bandara dengan lalu lintas tinggi seperti Soekarno Hatta, Bali, Makassar, Surabaya, Kualanamu, Balikpapan, dan Yogyakarta International Airport.Arie berharap kombinasi penambahan personel, pengecekan fasilitas, dan koordinasi intensif dengan ground handling bisa mengurangi waktu tunggu.“Meskipun banyak isu, sudah ada beberapa langkah yang disiapkan agar layanan bagasi lebih cepat,” ujarnya.Ia menambahkan manajemen terus memantau kualitas layanan selama Nataru mengingat alur bagasi merupakan bagian penting dari pengalaman penumpang di bandara.
(prf/ega)
Bagasi Masih Jadi Keluhan Utama, InJourney Targetkan First Bag 15 Menit
2026-01-12 05:37:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:17
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 04:08










































