Berburu Durian Baduy di Musim Panen, Rasa Legit dan Manis dengan Harga Hanya Rp 60.000 per Buah

2026-01-12 06:38:53
Berburu Durian Baduy di Musim Panen, Rasa Legit dan Manis dengan Harga Hanya Rp 60.000 per Buah
- Musim panen durian di kawasan adat Suku Badui, Kabupaten Lebak, Banten, kembali memicu lonjakan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.Para pengunjung datang untuk menikmati durian Baduy yang terkenal manis dan berdaging tebal, dengan harga rata-rata Rp 60.000 per buah.Keramaian terlihat sejak menuju Terminal Ciboleger, pintu masuk utama permukiman adat Baduy, yang ditempuh sekitar empat jam dari Jakarta.Musim panen ini bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga melalui penjualan durian yang setiap diburu pembeli.Baca juga: Musim Panen, Kawasan Adat Suku Badui Dipadati Wisatawan Pemburu Durian BaduyDilansir dari Antara, musim panen durian atau kadu dalam bahasa Sunda membuat wisatawan rela jauh-jauh datang dari luar kota. "Kami bersama teman-teman kantor ke Badui untuk menikmati buah durian," kata Agung (45), warga Jakarta, saat ditemui di permukiman Badui, Rabu .Setibanya di sana, pengunjung langsung disambut tumpukan durian Baduy yang terkenal manis dan berdaging tebal."Buah durian Baduy rasanya manis. Dagingnya juga tebal. Untuk harganya Rp 60.000 per buah," ujar Agung menambahkan.Baca juga: Bisa Bawa Durian ke Pesawat, Asal Ikuti Tips Ini...Wisatawan lain, Selamat (40) asal Bogor, juga memilih datang bersama rombongan kerja untuk menikmati panorama alam Badui sambil mencicipi durian khas daerah itu."Kami pertama kali berkunjung ke Badui. Ternyata menyenangkan. Bisa melihat jembatan gajeboh yang terbuat dari bambu dan diikat tambang dan bisa dilintasi puluhan orang," katanya.Musim panen durian Baduy kali ini juga membawa berkah bagi para pedagang.Jamal, pedagang durian di permukiman Badui, mengaku pendapatannya meningkat signifikan.Ia menyebut sudah menjual 200 buah durian hanya dalam satu hari dengan harga Rp 60.000 per buah.Sarman (50), petugas masyarakat adat, menyampaikan bahwa jumlah wisatawan yang datang untuk saba budaya Badui mencapai lebih dari 1.000 orang per hari, didominasi pelajar, pekerja, dan pasangan muda-mudi."Kami optimistis pengunjung saba budaya bisa terus meningkat hingga perayaan Tahun Baru 2026," ujarnya.


(prf/ega)