Mahasiswi Magang Tewas dalam Kebakaran Terra Drone, Keluarga Menanti Penjelasan

2026-01-12 06:10:52
Mahasiswi Magang Tewas dalam Kebakaran Terra Drone, Keluarga Menanti Penjelasan
-  Seorang mahasiswa bernama Atinia Isnaini Rashidah (18) turut menjadi korban tewas dalam kebakaran kantor PT Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kakak korban, Rofi, mengungkapkan bahwa Atinia sedang menjalani program magang dari kampusnya."Masih magang, sekitar dua bulan lalu," ujar Rofi saat ditemui di Forensik RS Polri Kramat Jati, Rabu .Baca juga: Saksi Ungkap Api Tak Padam dengan APAR saat Kebakaran Kantor Terra DroneRofi mengatakan hingga kini keluarga belum menerima informasi apa pun dari pihak perusahaan mengenai peristiwa yang menimpa adiknya."Masih belum tahu ya, di sananya juga kan lagi chaos juga. Belum ada informasi lebih lanjut. Kita belum sempat hubungan juga lagi, lagi ngurusin ini semua dulu (pemulangan)," jelasnya.Menurut Rofi, orangtua Atinia sempat berkomunikasi dengan putrinya sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum kebakaran terjadi."Kemarin sempat ada kabar dari jam 12 siang. Terus pas jam 19.00, orangtua saya bingung (enggak ada kabar) googling tiba-tiba tempatnya ternyata terbakar. Jadi kita langsung ke Terra Drone, cek lokasi. Terus habis itu ternyata dialihin ke sini," tuturnya.Baca juga: Keluarga Korban Kebakaran Kantor Terra Drone Belum Dapat Penjelasan dari PerusahaanKebakaran terjadi di gedung Kantor Terra Drone pada Selasa siang. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta mencatat api mulai diketahui sekitar pukul 12.43 WIB. Tim damkar tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIB.Sekitar pukul 14.10 WIB, petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya dan melakukan pendinginan.Baca juga: Mengapa Dampak Kebakaran Gedung Terra Drone Begitu Besar? Ini Penjelasan PolisiPolres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi total korban meninggal sebanyak 22 orang."Terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Untuk 22 korban sudah dibawa ke RS Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.  Di antara korban, terdapat seorang ibu hamil tujuh bulan.Menurut Susatyo, sebagian besar korban meninggal karena kekurangan oksigen akibat asap pekat yang memenuhi lantai-lantai atas gedung."Asap naik ke lantai 2, 3, dan sebagainya, oksigen juga kurang, sehingga banyak yang meninggal karena lemas di atas," ujarnya. Seluruh korban kini berada di RS Polri Kramatjati untuk keperluan identifikasi.Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: 1 Korban Tewas Kebakaran Kantor Terra Drone Merupakan Mahasiswa Magang dan Selain Kantor, Gedung Terra Drone yang Terbakar Juga Tempat Servis. 


(prf/ega)