Kabel JTM Putus di Pinrang Makan Korban, Dua Nenek Tewas Tersetrum

2026-01-12 02:40:46
Kabel JTM Putus di Pinrang Makan Korban, Dua Nenek Tewas Tersetrum
PINRANG, - Dua nenek di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas tersetrum listrik setelah menginjak kabel Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang putus.Kedua korban diketahui bernama Napia (68) dan I Bonceng (70). Berdasarkan informasi, keduanya merupakan saudara kandung.Peristiwa nahas yang dialami dua nenek itu terjadi di depan rumah mereka yang terletak di Desa Padaelo, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten, pada Senin .Kasi Humas Polres Pinrang, Iptu Darwis Maniaga membenarkan kejadian tersebut."Korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari kabel JTM yang lepas dari tiang listrik di lokasi tersebut," kata Darwis saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.Baca juga: Tersetrum Saat Pasang Kabel Toren, Pria Ditemukan Tewas di Atap Rumah BojonggedeMenurut Darwis, peristiwa itu bermula saat salah satu korban, I Bonceng, baru saja kembali dari kebunnya.Tepat di depan rumah, I Bonceng menginjak kabel JTM yang putus dan masih dialiri listrik."Kemudian korban (Napia), yang merupakan saudaranya, hendak menolong namun ikut tersengat arus listrik sehingga keduanya langsung terkapar," ujar Darwis.Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar panik.Tak lama kemudian, petugas PLN setempat langsung mendatangi lokasi untuk menangani kejadian."Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan memang ada luka melepuh akibat tersengat arus listrik yang dialami," bebernya.Darwis menyampaikan, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan menerima kematian kedua korban.Baca juga: Niat Cari Ikan di Sungai Pasuruan, Warga Probolinggo Tewas Tersetrum Alatnya SendiriSementara itu, Manager PLN ULP Kariango, Andi Nurul Fadhilah Ayu, mengaku penyebab kabel listrik JTM putus akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir.Pihaknya telah bergerak untuk mengamankan jaringan tersebut."Diketahui penyebab putusnya kabel adalah karena cuaca buruk dan hujan deras, namun petugas PLN bergerak cepat mengamankan jaringan tersebut," kata Fadhilah.Baca juga: Pekerja yang Tewas Tersetrum di Patung Kuda Bukan Pegawai PJLP JakartaFadhilah mengimbau kepada masyarakat luas, apabila terjadi kejadian serupa, agar tidak mendekat dan segera melaporkan kepada PLN terdekat."Sebagai bentuk belasungkawa, kami sudah bersilaturahmi ke keluarga. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami juga turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut," ujar Fadhilah.


(prf/ega)