Durian Diusulkan Jadi Buah Nasional Malaysia

2026-01-12 22:59:22
Durian Diusulkan Jadi Buah Nasional Malaysia
- Durian yang mempunyai julukan “raja buah” diusulkan menjadi buah nasional Malaysia.Usulan tersebut disampaikan oleh Asosiasi Produsen Durian atau Durian Manufacturer Association (DMA).Sebagai informasi, DMA berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah Malaysia dengan para produsen durian di negara tersebut.Dikutip dari The Straits Times, Senin , DMA secara resmi telah meminta Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia untuk menetapkan durian sebagai buah nasional.Baca juga: Bau Durian Dikira Gas Bocor, Warga Jerman Panik dan Panggil Damkar Tiga KaliDMA mengusulkan agar tanggal 7 Juli ditetapkan sebagai Hari Durian Nasional di Malaysia. Usulan tanggal itu akan bertepatan dengan puncak musim durian.Presiden DMA, Eric Chan membayangkan adanya festival, kunjungan kebun, pameran, dan berbagai acara pada Hari Durian Nasional tersebut.“Itu akan menjadi hari bagi semua orang, mulai dari pekerja kebun hingga para pencinta durian untuk merayakan apa yang membuat durian kita istimewa,” katanya.“Dan tentu saja, untuk sedikit memanjakan diri juga,” sambungnya.Baca juga: Makan Durian di Hotel Singapura, Wisatawan Asal China Kena Denda Rp 2,5 JutaLebih lanjut, Chan menilai bahwa durian bukan sekadar buah biasa di Malaysia, melainkan identitas nasional.“Setiap orang Malaysia, tanpa memandang latar belakang mereka, memiliki kisah tentang durian, sebuah kenangan, sebuah tradisi. Inilah satu hal yang mempersatukan kita semua,” ujar Chan.Varietas premium seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24 telah banyak dikenal secara global. Hal itu menempatkan Malaysia sebagai rumah bagi durian kelas dunia.Status "geographical indication" (GI) durian Musang King yang diterbitkan oleh Perbadanan Harta Intelek Malaysia, baru-baru ini diperpanjang selama 10 tahun lagi hingga Maret 2034.Hal tersebut menegaskan statusnya sebagai produk nasional yang dilindungi, mencegah negara lain mengklaim atau menggunakan nama tersebut.“Perpanjangan GI ini seperti cap paspor bagi Musang King,” tutur Chan.“Itu membuktikan bahwa durian ini benar-benar berasal dari Malaysia. Kita semua bisa bangga, karena ini menunjukkan bahwa para petani dan produsen kita telah membangun merek global dari akar lokal,” sambungnya.Baca juga: Durian Tak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Apa Saja? Ini Daftarnya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-12 21:04