Rusia Turun Tangan Dukung Venezuela Hadapi Blokade Maritim AS

2026-01-12 06:34:53
Rusia Turun Tangan Dukung Venezuela Hadapi Blokade Maritim AS
- Rusia menyatakan siap bekerja sama penuh dan mendukung Venezuela dalam menghadapi blokade maritim yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.Hal tersebut mengemuka dalam percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Senin .Kedua diplomat top tersebut membahas apa yang mereka sebut sebagai tindakan permusuhan serta pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional yang terjadi di kawasan Karibia.Baca juga: Lagi, AS Sita Kapal Tanker Minyak di Lepas Pantai Venezuela, Disebut Bawa 1,8 Juta BarelBerdasarkan pernyataan Gil yang disampaikan melalui Telegram, Moskwa berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada Venezuela, khususnya melalui langkah-langkah diplomatik di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)."Menlu Lavrov dengan tegas menyampaikan solidaritas Rusia kepada rakyat Venezuela dan Presiden Nicolas Maduro Moros, serta menegaskan kembali dukungan penuhnya dalam menghadapi tindakan permusuhan terhadap negara kami," ujar Gil, sebagaimana dilansir Antara.Rusia juga mengeluarkan peringatan keras terkait kehadiran angkatan laut AS, dengan menyatakan bahwa langkah Washington tersebut memiliki dampak luas terhadap stabilitas kawasan dan menjadi ancaman langsung bagi keselamatan transportasi maritim internasional.Keselarasan diplomatik tersebut muncul setelah Trump mengeklaim telah mengerahkan armada laut terbesar yang pernah dihimpun dalam sejarah Amerika Selatan.Baca juga: Bukan Minyak, Ini Alasan Trump Ingin Gulingkan Maduro di VenezuelaMeski Gedung Putih menyebut operasi itu bertujuan memerangi perdagangan narkotika, langkah tersebut telah berujung pada penyitaan dua kapal tanker minyak, sementara personel militer AS dilaporkan tengah berupaya mencegat kapal ketiga.Pada Sabtu, Caracas mengumumkan bahwa Iran juga menawarkan bantuan untuk menghadapi pembajakan” yang dilakukan oleh pasukan AS.Kementerian Luar Negeri Iran menyerukan kepada komunitas internasional agar menentang secara tegas blokade tersebut, serta menyebut penyitaan kapal oleh AS sebagai tindakan ilegal dan sepihak.Trump menegaskan bahwa blokade akan tetap diberlakukan hingga Caracas mengembalikan seluruh aset yang menurutnya telah dicuri dari AS.Venezuela menanggapi hal itu dengan menyebut penyitaan tersebut sebagai pembajakan yang disponsori negara dan telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk secara resmi mengecam manuver itu demi menjaga keselamatan pelayaran global.Baca juga: Venezuela Dikepung Kapal Perang AS, Trump: Perang Tak Bisa Dikesampingkan


(prf/ega)